Doa Novena Kerahiman Ilahi Hari Kedelapan: Panduan Lengkap 25 April 2025

Ilustrasi teks doa Novena Kerahiman Ilahi (Pixabay.com)

bernasnews – Panduan teks doa Novena Kerahiman Ilahi hari kedelapan pada 25 April 2025. Umat Katolik dapat menggunakan teks doa berikut ini.

Kata Pengantar Novena Kerahiman Ilahi Hari Kedelapan

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari kedelapan Novena Kerahiman Ilahi yang jatuh pada 25 April 2025, Gereja Katolik mengarahkan doa-doa kita untuk jiwa-jiwa yang dipenjarakan di Api Penyucian atau Purgatorium.

Doa ini merupakan bentuk belas kasih kita kepada mereka yang telah meninggal, namun belum layak sepenuhnya memasuki surga karena masih perlu disucikan dari dosa ringan atau konsekuensi dosa.

Tema hari ini: Doa untuk Jiwa-jiwa di Api Penyucian

Yesus sendiri menyampaikan pewahyuan ini kepada Santa Faustina Kowalska, rasul Kerahiman Ilahi, bahwa jiwa-jiwa di Api Penyucian sangat dikasihi-Nya. Oleh karena itu, kita diajak mempersembahkan doa, korban, dan indulgensi bagi mereka, agar semakin cepat menikmati kebahagiaan kekal di surga.

Sabda Yesus kepada Santa Faustina tentang Jiwa-jiwa di Api Penyucian

“Hari ini, bawalah kepada-Ku jiwa-jiwa yang berada dalam kurungan api penyucian, dan benamkanlah mereka dalam samudera kerahiman-Ku. Biarlah aliran-aliran Darah-Ku menyejukkan mereka yang kepanasan. Semua jiwa itu sangat Kukasihi. Mereka sedang menebus keadilan-Ku…”
(Buku Catatan Harian #1226)

Doa Novena Kerahiman Ilahi Hari Kedelapan

P: Marilah Berdoa (bersama-sama)

Yesus yang Maharahim, Engkau bersabda:

“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapa-Mu adalah murah hati” (Lukas 6:36).
Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang maharahim, jiwa-jiwa yang sedang berada di Api Penyucian. Mereka sedang melunasi hutang terhadap keadilan Ilahi-Mu (Matius 5:26).

Semoga aliran air dan darah yang keluar dari Hati-Mu memadamkan nyala Api Penyucian, supaya di sana juga terjadi puji-pujian akan kekuatan kerahiman-Mu.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa-jiwa di Api Penyucian.
Demi sengsara Yesus Kristus yang dahsyat dan kepahitan yang memenuhi Hati-Nya yang amat kudus, tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang kini Engkau pandang dengan mata-Mu yang adil.
Kami mohon, semoga Engkau melihat mereka hanya melalui luka-luka Putera-Mu terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, yang kerahiman-Nya melebihi keadilan.
Amin.

Janji Yesus Mengenai Doa Koronka

Yesus menyampaikan janji yang sangat agung kepada Santa Faustina mengenai doa Koronka Kerahiman Ilahi:

“Barangsiapa mendaraskannya akan menerima rahmat berlimpah di saat ajal. Apabila koronka ini didaraskan di hadapan seorang yang di ambang ajal, Aku akan berdiri di antara Bapa-Ku dengan dia, bukan sebagai Hakim yang adil, melainkan sebagai Juruselamat yang penuh belas kasih”

Doa Koronka Kerahiman Ilahi Hari Kedelapan

Hening sejenak — Sampaikan intensi pribadi

(Doakan niat pribadi Anda bagi jiwa-jiwa tertentu di api penyucian atau permohonan khusus lainnya.)

Doa Pembuka:

  • Bapa Kami…
  • Salam Maria…
  • Aku Percaya…

Pada setiap manik besar (Bapa Kami) didoakan:

Bapa yang kekal, kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putera-Mu Yang Terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pendamaian untuk dosa kami dan dosa seluruh dunia.

Pada setiap manik kecil (Salam Maria) didoakan:

Demi sengsara Yesus yang pedih; tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia.

Diakhiri dengan tiga kali mengucapkan:

Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin.

Doa Penutup

P: Marilah berdoa.

Tuhan Yesus yang Maharahim, Engkau sendiri telah berkata bahwa kerahimanlah yang Kau kehendaki. Maka kami mengantarkan ke dalam kerahiman hati-Mu jiwa-jiwa yang berada di Api Penyucian, yaitu jiwa-jiwa yang sangat Engkau kasihi namun masih harus melunasi hutang terhadap keadilan-Mu.

Semoga aliran Darah dan Air dari Hati-Mu yang Mahakudus memadamkan nyala-nyala api penyucian agar di sana pun, kerahiman-Mu dipuji selamanya.

U:

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman jiwa-jiwa yang menderita dalam api penyucian, dan yang telah tertampung dalam Hati Yesus yang Maharahim.

Demi sengsara pedih Putra-Mu dan kepahitan yang memenuhi jiwa-Nya yang tersuci, kami mohon kepada-Mu, tunjukkanlah belas kasih-Mu. Jangan pandang mereka dengan keadilan-Mu yang keras, tetapi melalui luka-luka Yesus yang terkasih.

Sebab kami percaya, bahwa kasih-Mu lebih besar dari segala keadilan.
Amin.

Novena Kerahiman Ilahi Hari Kedelapan merupakan kesempatan spiritual yang istimewa bagi umat Katolik untuk bersatu dalam doa demi jiwa-jiwa yang masih dalam proses penyucian.

Dengan mendoakan koronka dan mempersembahkan indulgensi serta karya kasih rohani, kita ikut serta dalam misi belas kasih Yesus sendiri, yang tidak menginginkan satu pun jiwa binasa.

Mari jadikan 25 April 2025 sebagai momentum memperdalam kasih kepada sesama, bahkan mereka yang telah meninggal, karena Gereja percaya bahwa doa-doa kita sangat membantu mereka mencapai sukacita abadi di surga.

***