News  

Jadwal Keberangkatan Haji 2025 Provinsi Yogyakarta Lengkap Rangkaian Kegiatan hingga Jadwal Kepulangan

Ilustrasi Rangkaian Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Haji/Pixabay

bernasnews – Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengumumkan secara resmi rencana perjalanan ibadah haji tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi.

 

Pengumuman ini sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengenai kapan jemaah haji akan diberangkatkan dan bagaimana alur perjalanannya dari tanah air menuju Tanah Suci.

Dimulainya Proses Keberangkatan Haji 2025 dari Yogyakarta

Berdasarkan jadwal resmi yang telah ditetapkan, seluruh jemaah calon haji termasuk dari Provinsi Yogyakarta dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada tanggal 1 Mei 2025.

Proses ini menjadi tahap awal sebelum pemberangkatan ke Madinah dimulai keesokan harinya, yakni 2 Mei 2025, menandai gelombang pertama keberangkatan dari Indonesia ke Arab Saudi.

Bagi jemaah asal Yogyakarta, proses pemberangkatan akan mengikuti sistem zonasi yang berlaku di embarkasi Solo (SOC), di mana sebagian besar calon haji DIY terdaftar.

Melalui embarkasi tersebut, para jemaah akan diterbangkan sesuai pembagian gelombang keberangkatan nasional yang telah diatur Kementerian Agama.

Rangkaian Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Haji

Berikut ini rangkaian waktu pelaksanaan haji yang berlaku untuk seluruh jemaah Indonesia, termasuk dari Provinsi Yogyakarta:

  • 1 Mei 2025 (3 Zulkaidah 1446 H): Masuk asrama haji.
  • 2 Mei 2025 (4 Zulkaidah 1446 H): Keberangkatan gelombang I ke Madinah.
  • 11 Mei 2025 (13 Zulkaidah 1446 H): Perjalanan gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 16 Mei 2025 (18 Zulkaidah 1446 H): Akhir keberangkatan gelombang I dari tanah air ke Madinah.
  • 17 Mei 2025 (19 Zulkaidah 1446 H): Awal keberangkatan gelombang II dari tanah air ke Jeddah.
  • 25 Mei 2025 (27 Zulkaidah 1446 H): Akhir perjalanan gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 31 Mei 2025 (4 Zulhijjah 1446 H): Akhir pemberangkatan gelombang II ke Jeddah.
  • 4 Juni 2025 (8 Zulhijjah 1446 H): Jemaah bergerak dari Makkah ke Arafah.
  • 5 Juni 2025 (9 Zulhijjah 1446 H): Pelaksanaan wukuf di Arafah.
  • 6 Juni 2025 (10 Zulhijjah 1446 H): Idul Adha 1446 H.
  • 7-9 Juni 2025: Hari Tasyrik I-III (11-13 Zulhijjah).
  • 11 Juni 2025: Awal kepulangan gelombang I dari Jeddah ke Indonesia.
  • 18 Juni 2025: Awal pergerakan gelombang II dari Makkah ke Madinah.
  • 25 Juni 2025: Akhir kepulangan gelombang I dari Jeddah.
  • 26 Juni 2025: Tahun Baru Hijriah 1447 H dan awal kepulangan gelombang II dari Madinah.
  • 2 Juli 2025: Akhir pergerakan gelombang II dari Makkah ke Madinah.
  • 10 Juli 2025: Akhir pemulangan gelombang II dari Madinah ke Indonesia.
  • 11 Juli 2025: Penutupan kedatangan gelombang II di Tanah Air.

Kuota dan Biaya Haji 2025 untuk DIY

Pemerintah Republik Indonesia telah menyepakati kuota nasional jemaah haji tahun ini sebanyak 221.000 orang, di mana kuota untuk Yogyakarta termasuk di dalam alokasi haji reguler sebanyak 201.063 jemaah, ditambah dengan petugas haji daerah, pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta kuota haji khusus.

Terkait pembiayaan, pemerintah dan DPR melalui Panitia Kerja Haji Komisi VIII telah menetapkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2025 sebesar Rp89.410.258,79.

Dari jumlah tersebut, biaya yang ditanggung langsung oleh jemaah, atau dikenal sebagai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), adalah sebesar Rp55.431.750,78 per orang.

Pola Kedatangan dan Kepulangan di Arab Saudi

Pola pergerakan jemaah haji tahun ini dibagi menjadi dua rute utama, yakni:

  1. Sebanyak 110.500 jemaah, termasuk sebagian dari Yogyakarta, akan mendarat di Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz Madinah dan pulang melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
  2. Sebagian lainnya berangkat melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan kembali ke tanah air melalui Madinah.

Masa Operasional dan Lama Tinggal Jemaah Haji

Kementerian Agama juga menyampaikan bahwa masa operasional keberangkatan dan pemulangan jemaah haji berlangsung selama 30 hari. Sementara, rata-rata durasi tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi adalah 41 hari, termasuk jemaah asal Yogyakarta.

Dengan rencana perjalanan haji yang telah tersusun rinci, calon jemaah haji dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik secara administratif, kesehatan, maupun spiritual.

Pastikan semua dokumen dan persyaratan perjalanan telah lengkap sesuai ketentuan dari Kementerian Agama, agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan khusyuk.

Untuk informasi lebih lanjut, calon jemaah haji asal Yogyakarta dapat menghubungi Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat atau mengikuti pembaruan resmi dari situs Kementerian Agama Republik Indonesia.

***