bernasnews — Bertepatan dengan usia yang ke 90 tahun Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, DIY diselenggarakan Misa Syukur, bertempat di Gereja St.Theresia Liseiux Boro, Selasa (31/12/2024).
Secara selebran, misa dipimpin oleh Romo AR. Yudono Suwondo Pr selaku Vikaris Episkopal Jogja Barat, didampingi oleh Romo R Subyantara Putra Perdana Pr, Romo Al.Eko Pr, Romo Margo Mulyanto MSF dan Romo L Andhika Bayangkara Pr.
Dalam sambutannya, Suster M. Florentine OSF selaku Pimpinan Komunitas OSF Boro mengucapkan syukur bagi-Mu Tuhan atas karya yang agung. 90 tahun keberadaan panti asuhan putri bukan waktu yang pendek, akan tetapi sudah melebihi umur rata-rata manusia pada umumnya.
“Kami percaya segala sesuatu diselenggarakan oleh Tuhan dan Tuhan menyelesaikan banyak perkara. Terima kasih pada masyarakat, utamanya pada pemerintah dari tingkat RT, RW, Dukuh, Kalurahan hingga tingkat pusat. Terlebih Dinas Sosial yang ikut memperhatikan hingga saat ini panti asuhan putri masih mampu melayani masyarakat,” tutur Suster M. Florentine OSF.
Sementara itu, Suster M. Victorine OSF selaku Pembina Yayasan Brayat Pinuji dalam sambutannya mengemukakan, bahwa perjalanan panjang selama 90 LKSA Brayat Pinuji telah menjadi tempat yang istimewa bagi banyak anak yang mencari perlindungan, kasih sayang dan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang istimewa.
“Terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dorongan, semangat, keprihatinan dan cinta yang tidak terbatas kepada anak-anak yang kita layani, terutama perhatian Gereja. Tuhan telah memulai karya baik ini, makaTuhan akan selalu mendampingi dengan Rahmat-Nya dan Tuhan sendiri yang akan menyelesaikan-Nya,” ungkap Suster M. Victorine OSF.
Lanjut Suster M. Florentine OSF menambahkan, Perayaan Ekaristi ini merupakan puncak acara perayaan syukur 90 tahun panti asuhan putri. Semoga semakin mewujudkan penghayatan iman yang dalam dan menjadi pribadi yang Ekaristis yang tahu berterima kasih pada pahlawan yang telah berjasa bagi panti. Terlebih bagi Romo JB. Prennthaler SJ, yang mengundang para suster OSF hadir dan berkarya di Paroki Boro.
“Pada kesempatan ini kami atas nama keluarga besar panti asuhan putri mengucapkan terima kasih kepada suster-suster OSF yang pernah sebagai pimpinan atau pengasuh panti asuhan putri. Juga bapak ibu karyawan,” ucap dia.
“Engkaulah yang meletakakan batu pertama pembangunan gedung dan pengembangan karya pelayanan sosial di Penggunan Menoreh. Jasa dan kesetiaan para suster dan karyawan tiada tara karena telah mengukir sejarah peradaban kasih di panti asuhan putri ini,” lanjut Suster M. Florentine OSF selaku Pimpinan Komunitas OSF Boro.
Terima kasih kepada Suster M. Rosali Prime Hatmani OSF Minister Provinsi, para suster Dewan Penasehat Propinsi, kepada Pembina Yayasan Brayat Pinuji, Suster M. Victorine OSF, pada Suster M.Theresio Tuti Setyowati OSF selaku Pengawas, dan Ketua Yayasan Brayat Pinuji Suster M. Diana OSF.
“Serta terima kasih kepada para donatur, relawan dan siapa saja yang terlibat dalam pengembangan panti asuhan putri. Kami sekeluarga memuji dan meluhurkan Tuhan serta bersyukur atas penyelenggaraan ilahi-Nya yang melahirkan, memeliharadan melengkapi kami fengan segala cintanya,” ucap Suster M. Christera OSF.
Dalam pesannya Romo AR. Yudono Suwondo Pr mengungkapkan, bahwa perjalanan 90 tahun Panti Asuhan Putri melayani masyarakat berdampak pada Gereja ikut terwanai lantaran melalui doa-doa dan pemikiran yang mendalam dari para Imam, para suster yang telah berkarya di Boro mampu mewujudkan keberadaan panti asuhan putri. Oleh karenanya semangat memperdalam doa perlu diteruskan.
Menurut Romo AR. Yudono Suwondo Pr, semua orang yang lerlibat dalam karya panti asuhan tentu punya kehendak yang baik, untuk itu mereka perlu mengembangkan kerja sama dan relasi yang baik. Sebab pelayanan perlu spriritualitas yang tinggi. Anak-anak panti asuhan putri yang ada saat ini merupakan bagian dari sejarah HUT 90 tahun, dan hidup kita harus penuh syukur, penuh pengharapan dan tidak henti-hentinya perlu menambah semangat spiritualitas.
“Proficiat HUT ke 90 Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro. Semoga penuh sukacita dan penuh berkat,” ucap Romo AR. Yudono Suwondo Pr.
Usai Perayaan Misa Syukur dilanjutkan dengan acara peluncuran buku berjudul “Bersyukur 90 Tahun Melayani”, berupa buku kumpulan Sharing Kisah Kasih di Panti Asuhan Brayat Punuji. Pemotongan tumpeng dilanjutkan pemberkatan tempat doa “Ave Maria” dan ruang Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Panti Asuhan Putri, serta dilanjutkan ramah tamah, dengan hiburan dan gelaran Jatilan Turonggo Eko Budoyo. (zbd)












