News  

Guna Menanamkan Nilai-nilai Keagamaan Sejak Dini, PAUD Pelita Kasih Selenggarakan Ziarah setiap Oktober

Seusai ziarah rombongan PAUD Pelita Kasih Minggir, Sleman lalukan sesi foto bersama di depan Candi Hati Kudus Yesus, Kabupaten Bantul. (Z. Bambang Darmadi/ bernasnews)

bernasnews — Guna menanamkan nilai-nilai luhur keagamaan sejak dini, PAUD Pelita Kasih yang beralamatkan di Dusun Pojok V, Kalurahan Sendangagung, Kapenewon Minggir, Kabupaten Sleman, DIY, setiap bulan Oktober mempunyai program atau agenda kegiatan ziarah bersama.

Pada tahun lalu ziarah dilaksanakan di Taman Doa Bunda Maria Penolong Abadi, yang hanya berjarak sekitar 350 meter dari PAUD Pelita Kasih. Adapun untuk tahun ini program ziarah dilaksanakan ke Candi Hati Kudus Yesus, Ganjuran, Sumbermulyo, Kabupaten Bantul, DIY, Sabtu (27/10/2024).

Candi Hati Kudus Yesus berjarak lebih kurang 35 kilo meter dari lokasi sekolah PAUD Pelita Kasih, yang tepatnya berada di sisi barat Kota Yogyakarta.

Mujimantara salah satu Pengurus Yayasan Pelita Kasih kepada bernasnews mengungkapkan, bahwa tujuan dari ziarah tersebut adalah untuk menanamkan sejak dini nilai-nilai luhur keagamaan dan menambah wawasan terkait dengan tempat-tempat ziarah yang ada DIY.

Menurutnya, dengan demikian iman anak-anak bisa semakin tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan usianya. Ziarah kali ini diikuti oleh 24 siswa, yang didampingi oleh orang tua masing-masing dan  guru pendamping.

“Untuk pendanaan ziarah anak-anak yang menggunakan dua armada bus tersebut jauh-jauh sebelumnya para siswa sudah menabung. Sehingga terasa ringan dan tidak memberatkan bagi orang tua siswa,” terang Mujimantara.

Suasana saat rombongan PAUD Pelita Kasih Minggir berkunjung ke Museum dan Pabrik Coklat Monggo, di Kabupaten Bantul. (Z. Bambang Darmadi/ bernasnews)

Seusai ziarah anak-anak diajak mampir berkunjung ke Museum dan Pabrik Cokelat Monggo, yang berlokasi di Jalan Tugu Gentong, Bangun Jiwo, Kabupaten Bantul, yang tidak begitu jauh dari tempat ziarah.

Anak-anak beserta orang tua diajak masuk museum oleh Reza, seorang pemandu dari Cokelat Monggo untuk diberi penjelasan tentang sejarah berdirinya pabrik cokelat, proses pembuatan coklat dan yang terkait dengan dunia coklat lainnya.

Kemudian rombongan diajak ke lokasi pabrik untuk melihat dari dekat bagaimana proses pengolahan cokelat di pabrik. Anak-anak juga  diberi kesempatan untuk mencetak coklat dari bahan yang sudah disiapkan oleh pemandu dan hasilnya pun dibagikan untuk anak-anak.

“Terlihat anak-anak sangat senang dan antusias. Tidak ketinggalan orang tua dan para pendamping PAUD Pelita Kasih juga sangat antusias mengikutinya dari waktu ke waktu dan menanyakan hal-hal yang sekiranya belum jelas,” ujar Mujimantara. (zbd)