News  

FLH Berbah Sleman, Gelar Sosialisasi Penanganan Sampah Sekolahan

Suasana sosialisasi pengelolaan sampah sekolahan di SD Pendemsari oleh FLH Kapanewon Berbah, Sleman. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Forum Lingkungan Hidup (FLH) Kapanewon Berbah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah, bertempat di SD Negeri Pendemsari, Padukuhan Pendem, Tegaltirto, Berbah, Kabupaten Sleman, Jumat (25/10/2024).

Kepala Sekolah SD Negeri Pendemsari Harni, SPd, MPd menyampaikan, bahwa SD Negeri Pendemsari mempunyai murid didik 109 anak dari kelas satu sampai kelas enam. Guru pengasuh sembilan orang. Ditambah Tata Usaha, kebersihan dan guru ekstra.

Menurut Harni, dengan jumlah murid seratus lebih pastilah akan menimbulkan sampah yang tidak sedikit. Dari pihak sekolah juga sudah mulai mengumpulkan sampah. Sampah botol dikumpulkan dan dijual.

“Namun kita perlu mendapatkan pengetahuan untuk mengelola sampah lebih baik. Setelah nanti mendapatkan tambahan pengetahuan tentang pengelolaan sampah harapannya murid – murid akan lebih maksimal dalam menangani sampah,” ucap dia.

“Kegiatan ini merupakan pelaksanaan salah satu program kerja yaitu sosialisasi pengelolaan sampah di lingkungan Sekolah Dasar Negri Pendemsari,” imbuh Harni.

Suasana saat siswa siswi SD Pendemsari membuat eco enzym dari kulit buah-buahan. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Sekretaris 2 FLH Berbah Sri Andayani didepan 109 murid  SD Negeri Pendemsari menjelaskan cara mengelola sampah. Pada dasarnya sampah harus dipilah dari sumbernya, dipilah dari awal tidak dicampur antara organik dan anorganik.

“Kalau dicampur akan mengurangi nilai sampah anorganik, yang seharusnya laku dijual menjadi tidak laku karena tercampur sampah bahan organik. Selain menurunkan nilai jual juga akan menimbulkan bau tidak sedap mengganggu kesehatan lingkungan,” jelas Yani.

“Harapannya ketika belajar mengelola sampah dari usia anak – anak akan lebih membekas dan lebih peduli terhadap lingkungan, terutama pengelolaan sampah,” tandasnya.

Selain mendapatkan materi cara memilah sampah murid – murid SD Negeri Pendemsari juga mendapatkan pelajaran cara membuat media tanam dari dari sisa sedotan. Juga diberikan cara membuat eco enzyme dari sampah kulit buah.

Untuk murid kelas satu, kelas dua dan kelas tiga mendapat pelajara cara membuat media tanam dari sedotan yang dipandu oleh Siti Winarni, Sri Andayani, dan Awang. Sedangkan untuk kelas empat, lima dan enam membuat eco enzyme dipandu oleh Yayah, Kusnadi dan Ina. (nun/ Kusnadi, Berbah)