Kinan Relawan Kecil, Siswi SMP Pangudi Luhur Moyudan yang Multi Talenta

Gabriella Kinanti Damaris Purba (Kinan), relawan kecil multi talenta, yang ikut aksi penggalangan dana untuk membantu Yayasan Pelita Kasih dalam pengelolaan pendidikan di PAUD Pelita Kasih, Minggir, Kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Dalam benak pembaca tentu masih ingat sosok bocah yang akrab disapa Kinan, yang ikut terlibat sebagai relawan dari PAUD Pelita Kasih, Minggir, Sleman yang melaksanakan penggalangan dana, dengan cara mengamen dan berjualan benda-benda rohani, bertempat di Taman Doa Taroanggro, Wonosobo Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Upaya itu dilakukan lantaran Yayasan Pelita Kasih sebagai pengelola lembaga pendidikan dari waktu ke waktu mengalami defisit keuangan. Pasalnya sebagian besar orang tua murid berpenghasilan menengah ke bawah sehingga apabila pemasukan hanya mengandalkan uang SPP dari para siswa tidak dapat menutup biaya operasional yang semakin hari semakin bertambah.

Kinan atau nama lengkapnya Gabriella Kinanti Damaris Purba, adalah putri dari Ignasius Purba Sulistya dan Ignasia Tri Astuti, yang berdomisili di Dusun Tengahan Kelurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, DIY.

Gadis kecil yang lahir pada tanggal 6 Februari 2012 ini, duduk di bangku kelas VII  SMP Pangudi Luhur Moyudan. Kinan yang juga merupakan alumni dari PAUD Pelita Kasih ini memiliki banyak talenta. Menyanyi, musik, menari, nembang/macapat, serta olahraga khususnya bola voli. Meski perawakannya kecil, namun Kinan adalah atlet bola voli handal usia dini yang tergabung dalam Klub Puspa Indah, yang beralamat di Seyegan, Sleman.

Berkali-kali Kinan mewakili sekolah mengikuti  lomba berbagai event di bidang kesenian dan berkali-kali pula mendapatkan juara. Untuk kegiatan voli, sudah banyak pula kejuaraan yang diikuti Kinan.  Dari event-event tersebut baik dalam bidang seni ataupun olahraga, hasilnya ada berderet-deret piala dan piagam penghargaan yang menghiasi almari prestasi.

Selain aktif dalam kegiatan sekolah, klub voli, Kinan juga aktif menjadi organis mengiringi kelompok koor yang menyanyikan lagu-lagu pujian saat peribadatan, di gereja setempat. Atlit voli dengan nomor punggung 7 di klubnya ini berharap akan selalu ada “pitulungan” atau pertolongan Tuhan dalam setiap apa yang dikerjakannya.

Kinan saat usia SD mewakili sekolahnya dalam ajang FLS2N Tingkat Kabupaten Kulon Progo, Tahun 2022. (Foto: Istimewa)

Sejak kecil Kinan sudah senang menyanyi, jiwa untuk lomba dari kecil sudah membara. Menurut Kinan, rasanya gemas setiap kali melihat ada panggung. Lomba macapat, koor dan pemazmur, sudah tak terhitung lagi. Bahkan untuk lomba pemazmur dalam rangka Pesparani (pesta paduan suara gerejani), Kinan mendapatkan medali gold di tingkat DIY dan juara 3 tingkat nasional kategori anak-anak.

Sebagai anak satu-satunya dalam keluarga saat ini, Kinan mendapatkan dukungan yang luar biasa dari kedua orangtuanya. Apa pun yang Kinan ingin ikuti, orangtua akan berusaha untuk mendukung, mendampingi, memfasilitasi, asalkan semuanya masih memungkinkan dan terjangkau.

Lalu bagaimana membagi waktu dengan segala kegiatan yang diikuti, Kinan menjawab, “Semua aktifitas dan kegiatan harus berjalan seiring, diusahakan untuk selalu berimbang dalam melaksanakannya, sehingga tidak banyak waktu yang terbuang. Setiap detik,  sangat berarti, berusaha memaksimalkan kemampuan diri dan potensi  kita agar berguna di dalam hidup”.

Sebuah ungkapan yang terdengar sederhana namun mencerminkan kedewasaan dari seorang Gabriella Kinanti Damaris Purba. Sukses Kinan, jalanmu masih panjang, raihlah kesempatan selagi bisa. Semoga Tuhan selalu menyertaimu. (zbd/ Florentina Ina Rimawati, Kepala Sekolah PAUD Pelita Kasih, Minggir, Sleman)