News  

Oknum ASN Serahkan Diri ke Polisi, Panitia Senam Sehat dan Sepeda Gembira di Alkid Jogja

Suasana saat Kapolsek Kraton mengkonfirmasi kepada para peserta yang menjadi korban penipuan penyelenggaraan event Senam Sehat dan Sepeda Gembira di alun-alun Kidul (Alkid) Kota Yogyakarta, Minggu (6/10/2024). Foto: Istimewa.

bernasnews — Beredar viral video di media sosial, yang mengungkapkan kekecewaan para peserta. Acara Senam Jalan Sehat dan Sepeda Gembira dalam rangka peringatan HUT Ke-268 Kota Yogyakarta, bertempat di Lapangan Alun-alun Kidul (Alkid), Kota Yogyakarta, Minggu (6/10/2024).

Pasalnya kegiatan tersebut gagal dilaksanakan dan panitia tidak ada yang hadir di venue (Alkid). Adapun kegiatan itu bersifat komersial atau berbayar, dengan harga tiket (pendaftaran) sebesar Rp 10.000 – Rp 25.000, dengan janji akan diadakan undian hadiah (dooprise).

Sejak pagi hari lokasi venue sudah berdiri panggung utama serta beberapa stan sponsor namun tidak ada isinya. Pihak panitia yang mencatut event HUT Kota Yogyakarta tidak bisa dihubungi. Berdasar sumber rilis dari Polresta Kota Yogyakarta menyatakan, bahwa kejadian peristiwa itu benar adanya.

Polri telah melukan langkah penyelidikan untuk dapat mengetahui siapa bertanggungjawab atas kejadian tersbut. Apabila ditemukan pelanggaran hukum akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Bahwa pelaku inisial WAH telah menyerahkan diri ke Sat Reskrim Polresta Yogyakarta, pada hari Minggu tanggal 6 Oktober 2024, pukul 18:00 WIB.

Pelaku WAH (42 tahun) sesuai KTP merupakan warga Kembangarum, Turi, Sleman. Oknum ASN di Kemenkumham, Kota Yogyakarta. Atas perbuatan pelaku WAH diancam dengan pasal 372  penggelapan atau 378 Penipuan, dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun. Sementara untuk kerugian masih dalam lidik. (nun/ ted)