News  

Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan, RS PKU Muhammadiyah Gamping Gelar Gathering Faskes Rujukan

Nara sumber seminar, bertajuk “Kelainan Kongenital pada Anak dan Tatalaksananya”, dengan narasumber dr. Hafni Zuchra Noor, M.M., Sp. BA, dan sebagai moderator dr. Eks Yoga Wiratama, MMR, Manajer Pelayanan Medis RS PKU Muhammadiyah Gamping, bagian dari kegiatan Gathering Faskes Rujukan oleh RS PKU Muhammadiyah Gamping. (Tedy Kartyadi/ bernas)

bernasnews — Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping menggelar acara Gathering Faskes Rujukan, bertempat di Aula Masjid KH Sudja’, Kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, Jalan Wates, Ambarketawang,  Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (3/7/2024).

Kegiatan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ini dihadiri oleh lebih dari 60  para Pimpinan Fasilitas Kesehatan (Faskes) Pertama, yang mempunyai kedekatan dari segi wilayah maupun rujukan dengan RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Juga dihadiri oleh Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. H. Ahmad Faesol, Sp. Rad., M. Kes., MMR beserta Jajarannya. Salah satu rangkaian acara dari kegiatan itu berupa seminar, bertajuk “Kelainan Kongenital pada Anak dan Tatalaksananya”, dengan narasumber dr. Hafni Zuchra Noor, M.M., Sp. BA, dan sebagai moderator dr. Eks Yoga Wiratama, MMR, Manajer Pelayanan Medis RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. H. Ahmad Faesol, Sp. Rad., M. Kes., MMR saat menyampaikan sambutan dalam acara Gathering Faskes Rujukan. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. H. Ahmad Faesol dalam sambutannya mengemukakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi rumah sakit dengan jejaring pada khususnya Faskes Rujukan. Menurutnya, bahwa berdasar catatan sistem informasi terlihat peran dari faskes masih cukup banyak yang bisa merujuk di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

“Meskipun dari regulasinya berjenjang, yang jelas dari catatan kami faskes rujukan ini cukup banyak sehingga pada hari ini bisa kita silaturahmikan yang menjadi erat hubungan kita. Kegiatan semacam ini merupakan kegiatan rutin yang biasanya diselenggarakan di tempat lain namun untuk hari ini kita gelar di rumah kita sendiri supaya kenal lebih dekat dengan keberadaan RS PKU Muhammadiyah,” terang dr. H. Ahmad Faesol.

“Sehingga tidak ragu lagi dalam melakukan rujukan dan menambah dekat secara kekeluargaan dengan para faskes di klinik maupun puskesmas yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan. Keberhasilan penanganan di tingkat lanjut ini sangat-sangat dipengaruhi oleh penanganan pada tingkat pertama, sehingga kita sama-sama belajar dan apa yang disampaikan oleh nara sumber menjadi pengetahuan,” tandasnya.

Acara berikutnya berupa paparan berbagai fasilitas layanan rumah sakit oleh Direktur Pelayanan dan Penunjang Medis RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. Masykur Rahmat yang menjelaskan terkait profil rumah sakit, bahwa RS PKU Muhammadiyah Gamping awalnya merupakan pengembangan dari rumah sakit RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. “Berhubung lahan di Kota Yogyakarta sudah tidak memungkinkan untuk pengembangan maka dipilihnya di sini (Gamping) sehingga saat ini telah berusia 15 tahun, sejak 15 Februari 2009,” ungkap dia.

Lebih lanjut dr. Masykur menambahkan, RS PKU Muhammadiyah Gamping bisa diakses melalui online melalui PKU Gamping on Hand. Pasien juga bisa melihat hasil pemeriksaan lab dan radiologi dari web rumah sakit apabila diperlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Jumlah dokter keseluruhan ada 119 orang, yang terdiri dari 32 dokter umum dan selebihnya adalah dokter spesialis dan dokter sub spesialis. RS PKU Muhammadiyah Gamping memiliki 4 layanan unggulan yaitu Cardiorvascular Center/ Layanan Jantung Terpadu, Unit Gawat Darurat, Intensive Care Unit dan Hemodialisa,” ujarnya.

Suasana acara Gathering Faskes Rujukan, bertempat di Aula Masjid KH Sudja’, Kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Sementara itu, dr. Hafni Zuchra Noor selaku narasumber dalam paparannya meyampaikan, bahwa spesial bedah anak tupoksinya adalah mendiagnosis, menangani, dan melakukan tindakan pada kasus terkait bedah dan kelainian kongenital dari bayi hingga anak usia remaja.

“Wadah profesi dari dokter spesialis bedah anak adalah Perbani, Perhimpunan Bedah Anak Indonesia. Bedah anak terbagi menjadi 4 sub yaitu, Neonate, Digesti, Urologi, dan Onkologi,” ungkap dia.

“Perlu waspada, setiap kelainan kongenital bisa disertai dengan kelainan kongenital lainnya. Seperti kasus vertebrae seperti anus, cardiovascular, tracheo phageal, esophageal, renal or radial, limb,” kata dr. Hafni Zuchra Noor. Selebihnya, dia juga memaparkan beberapa kasus kongenital yang terjadi, serta tips-tips penaganannya bagi para faskes pertama.

Usai dari acara seminar dilanjutkan hospital tour di 6 layanan unggulan RS PKU Muhammadiyah Gamping, yang salah satunya adalah layanan Cardiac Vasculer Center atau Pelayanan Jantung Terpadu. Kemudian ditutup dengan acara ramah tamah. (ted)