News  

Gelar Talkshow Mindfulness dan Kesehatan Mental, Permabudhi DIY Ajak Anak Muda Rileks Batin

Permabudhi DIY Gelar Talkshow Mindfulness dan Kesehatan Mental. (Foto : Wulan/ bernasnews)

bernasnews – Kesehatan mental juga menjadi fokus  Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di DIY. Kondisi ini penting diberikan perhatian apalagi belakangan, anak muda rentan terkena gangguan mental tersebut.

Guna memberikan edukasi sekaligus ruang untuk diskusi, Permabudhi DIY ini menyelenggarakan Talkshow Mindfulness dan Kesehatan Mental Festival Waisak di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta. Talkshow yang membahas isu kesehatan mental ini menghadirkan narasumber dr. Sak Liung dari Spesialis Kejiwaan Panti Rapih dan Bhikkhu Santacitto.

Dokter Sak Liung mengatakan, seseorang dapat dikatakan sehat tidak hanya berdasarkan fisiknya saja. Berdasarkan pernyataan WHO dan UU Kesehatan, kondisi sehat adalah kondisi yang baik secara menyeluruh, antaranya fisik, mental, sosial, dan spiritual.

“Keempat hal itu tidak terpisahkan dan saling mempengaruhi. Jadi jika seseorang sakit akan mempengaruhi lainnya,” kata Dokter Sak Liung, dalam Talkshow Mindfulness dan Kesehatan Mental Festival Waisak.

Ia menambahkan bahwa ukuran sehat secara mental menggunakan istilah gangguan. Masalah gangguan mental, menurut dia fenomena tersebut muncul karena berbagai sebab dimana gangguan tersering adalah karena terlalu cemas dan depresi. 

Sedangkan untuk masalah penyakit jasmani, menurut ajaran Buddha hal itu disebabkan karma lampau, kondisi batin, makanan, dan iklim atau suhu.

“Yang disampaikan Sang Buddha benar bahwa satu fenomena itu tidak terjadi pleh satu hal saja, ada banyak faktor yang menyebabkan,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Bikkhu Santacitto. Kata dia, antara batin dan jasmani adalah kedua hal yang tidak terpisahkan. 

Jika seseorang dapat menjaga batinnya secara baik, maka kondisi jasmani juga turut baik, begitu pula sebaliknya. Bhikkhu Santacitto membawa diskusi pada pengendalian pikiran dari segi spiritual.

Di samping itu ia menganjurkan, jika seseorang rileks secara batiniah akan sangat membantu tubuh menjadi fit. Dan kondisi batin yang rileks itu dapat ditempuh salah satunya melalui meditasi.

“Meditasi tidak hanya duduk diam, tetapi dianjurkan juga berjalan dan itu akan mendapatkan lima manfaat, yaitu bertahan dalam perjalanan jauh, mempertahankan meditasi yang lebih intensif, cenderung sehat fisik, pencernaan baik, dan konsentrasi baik. Jadi tidak hanya batin yang berkembang, tetapi fisik juga sehat,” tandasnya.

Selain digelar Talkshow Kesehatan Mental, Festival Waisak se-DIY 2024 ini juga menggelar penampilan seni dan budaya, lomba mewarnai dan Sekolah Minggu untuk anak-anak, serta workshop meditasi dan yoga. (lan)