News  

Berbagi Semangat Studi, Persaudaraan Sekolah Dominikan Indonesia dan Filipina

Suasana studi bersama tentang Dominikan Education dan Dominican Values di Siena College. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Dalam rangka mempererat hubungan persaudaraan Sister School,  Sekolah Dominikan, tiga Suster dari Siena College Filipina mengadakan kunjungan ke Sekolah Dominikan Indonesia, pada tanggal 10 Juni sampai dengan 20 Juni 2024. Ketiga Suster tersebut adalah Sustter Rosalea Galicia Busilac, OP,  Suster MA. Rhea Clemino Castillo, OP, Suster Daisy Latog Fornan, OP.

“Setelah kunjungan ke Yayasan Santo Dominikus Kantor Cabang Cimahi, Cirebon dan Purwokerto, ketiga Suster akhirnya tiba di Yogyakarta pada tanggal 18 Juni 2024. Kemudian hari Rabu, 19 Juli 2024, Suster – suster Dominikan dari Filipina berkunjung ke Yayasan Santo Dominikus Kantor Cabang Yogyakarta, didampingi oleh Suster M. Albertine, OP selaku Ketua Pengurus BPYSD. Para Suster, Bapak Ibu Guru dan Karyawan menyambut para Suster dengan antusias di Halaman tengah SD Joannes Bosco Yogyakarta,” terang Asterina, Humas SMP Joannes Bosco Yogyakarta, kepada bernasnews, di sela-sela acara.

Dikatakan Asterina, kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan studi bersama para Guru dan Karyawan tentang Dominikan Education dan Dominican Values di Siena College. Suster. Rosalea, OP dan Suster Rhea, OP membawakan pengetahuan baru tentang implementasi Dominican Values Sekolah Dominikan, Siena College Philipina.

“Kunjungan ini bertujuan untuk lebih mengenal semua Sekolah Dominikan di Indonesia sekaligus berbagi bahan studi untuk menyempurnakan konsep Sister School, dengan harapan sekolah – sekolah Dominikan di Indonesia, termasuk SD dan SMP Joannes Bosco Yogyakarta, SMA Dominikus Wonosari dan TK – SD Fatima Rawaseneng dapat berkembang dan maju terus sesuai kebutuhan pada jamannya,” bebernya.

Kurikulum Nasional Dikolaborasikan Nilai-nilai Dominikan

Dalam kegiatan studi bersama yang terbagi dalam dua sesi, masing masingsesi 90 menit. Para Guru dan Karyawan terlihat antusias dan berusaha menangkap materi yang disampailan tentang bagaimana Sekolah Dominikan di Siena College, dalam menyusun keunggulan sekolah dan bagaimana menyusun kurikulum plus karakter Dominikan untuk mencapai output siswa berkarakter Dominikan.

Penekanan kurikulum plus yang dikembangkan adalah kurikulum nasional yang dikolaborasikan dengan nilai – nilai Dominikan guna pembentukan karakter unggul dan penambahan skill melalui proyek – proyek hidup yang mengkolaborasikan kecakapan abad 21, sehingga terbentuk output siswa yang mampu mandiri, berkolaborasi, berpikir kritis, memiliki daya saing dan cerdas dalam segala hal.

Sementara, di sesi yang kedua, semua Guru dan Karyawan diajak bagaimana mengimplementasikan nilai – nilai Dominikan dalam pembelajaran dan bagaimana mereka mampu mengajak siswa mengenali, memahami dan mengimplementasikan nilai – nilai Dominikan yang dihidupi dengan 6 semangat Santo Dominikus yaitu berdoa, belajar, demokrasi, belarasa, kegembiraan dan persaudaran.

“Harapannya adalah melalui 6 semangat Santo Dominikus, mereka (siswa, red) mampu menjadi pribadi yang unggul karakter dan akademik,” ujar Asterina.

“Disela kegiatan studi, para siswa tidak kalah antusiasnya menyambut para suster dengan tampilan lagu, tari, gamelan dan story telling. Siswa sekolah yang lain juga tidak kalah serunya mereka mempresentasikan hasil proyek mereka sehingga para Suster pun tampak antusias,” imbuhnya.

Semua kegiatan diakhiri dengan tarian bersama para Suster dan Guru sehingga nampak persaudaraan yang harmonis dan penuh sukacita, antara para Suster dan semua Guru. Setelah semua acara usai para Suster mengucapkan terimakasih dan berharap Sister School yang direncanakan akan segera terwujud, dengan cara mengirimkan perwakilan para siswa ke Siena College pada bulan Oktober depan. (*/ ted)