bernasnews — Program Sleman pintar merupakan program unggulan untuk mengentaskan kemiskinan melalui akses gratis pendidikan. Kesusksesan program beasiswa perguruan tinggi (PT) bagi anak dari keluarga tidak mampu ini bukan hanya sekedar menjalankan tugas, melainkan panggilan kemanusiaan.
Hal itu dikemukakan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, yang juga selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, Senin (10/6/2024).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman kembali membuka program beasiswa kuliah gratis, melalui program Sleman pintar III yang diperuntukkan bagi anak-anak keluarga miskin dan rentan miskin yang memiliki semangat melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi.
Program unggulan Tim Koordinasi Penanggulangan kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman ini telah dimulai sejak tahun 2022 dan saat ini telah memberikan beasiswa kuliah gratis kepada lebih dari 400 mahasiswa. “”Pada tahun ketiga program Sleman pintar ini diupayakan peningkatan kesiapan para calon peserta dan penyempurnaan mekanisme seleksi,” ucap Danang.

Dikatakan, beragam cara dilakukan untuk meningkatkan kesiapan peserta, sekaligus menyempurnakan bagaimana proses mekanisme seleksi penerima program. Satu di antaranya dengan memberikan informasi awal tentang perkuliahan sekaligus menjelaskan tahapan mekanisme seleksi.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di ruang sinema, Kampus AMIKOM Yogyakarta, pada 10 Juni 2024. Dihadiri ratusan pelajar lulusan SMA sederajat dari 17 Kapanewon di Sleman. Hadir dalam kegiatan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Sleman hadir Kepala Dinas Sosial dan pihak kampus AMIKOM Yogyakarta.
Pendaftaran calon peserta program beasiswa ini dibuka Rabu, 12 Juni 2024. Pendaftaran melalui link yang disediakan Dinas Sosial Kabupaten Sleman.
“Ketika saya bisa membantu, saya merasa sudah melakukan panggilan kemanusiaan. Lebih dari adalah menjalankan tugas. Semoga masa depan anak-anak Sleman jauh lebih baik,” ungkap Danang Maharsa, berharap. (*/ nun)











