Kerugian Ekonomi Rp 213-551 Triliun: Stop Boros Pangan, Yuk! Selamatkan Pangan

Poster kegiatan Stop Boros Pangan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Indonesia menempati nomor tiga di dunia setelah negara Arab Saudi dan Amerika sebagai negara yang boros pangan lantaran kemubaziran pangan sehingga hanya dibuang percuma.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Ketahan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY R. Bambang Dwi Witjaksono, S.P., M.E , saat acara “Ramadhan Ceria Pangan Tahun 2024”, bertempat di di Masjid Wiwarajati, Jalan Suryoputan, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Gelaran kali pertama yang diadakan oleh DPKP DIY bekerja sama dengan Foodbank of Indonesia (FOI) Yogyakarta dan didukung Superindo dalam rangka Sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan dan Pembagian Donasi Pangan.

Berdasarkan data yang ditampilkan dalam acara tersebut dan dilansir oleh Badan Pangan Nasional sebagai berikut, bahwa 1) Setiap Tahun berkisar 23-48 Juta Ton makanan terbuang menjadi sampah, 2) Kerugian Ekonomi mencapai Rp 213-551 Triliun (4-5persen PDB), 3) Dapat Memberikan Makan 61-125 Juta orang Indonesia. Data tersebut bersumber dari Kajian FLW Bappenas 2021.

Menyikapi hal itu, tentu kita sangat miris dan menjadi paradoks dimana masih banyak rakyat Indonesia yang kekurangan pangan, sehingga untuk mengatasinya pun pemerintah menggulirkan program bantuan sosial atau yang viral disebut Bansos.

8 Tips Stop Boros Pangan:

Lantas langkah-langkah bagaimana kepedulian kita sebagai warga untuk menanggulangi terjadinya boros pangan? Berikut 8 Tips Stop Boros Pangan yang dicanangkan oleh Badan Pangan Nasional melalui DPKP DIY;

Tips 1, Ambil Makan Secukupnya dan Habiskan; Tips 2, Bawa Pulang (take away) jika tidak dihabiskan; Tips 3, Bijak berbelanja pangan; Tips 4, Atur penyimpanan bahan makanan gunakan wadah yang baik, sesuai dengan karakteristik pangan.

Tips 5, Biasakan cek tanggal kadaluarsa, konsumsi terlebih dahulu makanan yang masa simpannya lebih pendek; Tips 6, Olah kembali pangan yang berpotensi terbuang menjadi menu yang variasi; Tips 7, Manfaatkan bagian pangan yang berpotensi terbuang; Tips 8, Donasikan pangan yang berlebihan kepada yang membutuhkan. #YukSelamatkanPangan. (ted)