bernasnews — Sejumlah 42 peserta mengikuti Bazar UKM, bertempat di Gereja Babadan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, seusai misa Minggu pagi (17/3/2024). Para peserta bazar UKM kali ini terdiri dari usaha kuliner baik makanan maupun minuman, pakaian, tanaman hias seperti anggrek, sepatu branded, dan sebagainya.
Bazar UKM yang merupakan rangkaian kegiatan menyambut Paskah 2024 ini sebagai upaya gereja memfasilitasi pelaku UKM untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk UKM baik di lingkungan Paroki St Petrus dan Paulus Babadan maupun dari luar paroki.
Ketua Panitia Paskah 2024 Paroki St Petrus dan Paulus Babadan Ari Sembogo mengemukakan, bahwa bazar UKM diadakan setiap perayaan hari besar Gereja Katolik setiap tahun, terutama Paskah, Natal dan Pesta Nama Paroki St Petrus dan Paulus Babadan.
“Bazar UKM biasanya diadakan oleh Tim PSE Dewan Pastoral Paroki St Petrus dan Paulus Babadan, namun untuk kali ini bazar diadakan oleh Panitia Paskah 2024 dari Wilayah Agatha yang terdiri dari 6 Lingkungan yakni Lingkungan Santa Maria Ratu Rosari, Lingkungan Sisilia, Lingkungan Helena, Lingkungan Emanuel, Lingkungan Robertus dan Lingkungan Antonius,” beber Ari Sembogo, dalam keterangan yang dikirim.
Sementara Pastor Paroki St Petrus dan Paulus Babadan Romo Antonius Saptana Hadi Pr menjelaskan, Bazar UKM yang rutin diadakan oleh Paroki St Petrus dan Paulus Babadan merupakan salah satu upaya gereja mendukung dan mendorong usaha pelaku UKM untuk maju dan berkembang.
“Melalui bazar yang diadakan rutin minimal 3 kali dalam setahun di Gereja Babadan diharapkan usaha-usaha umat bisa maju dan berkembang,” tutur Romo Saptana.
Romo Saptana Hadi ikut memborong sejumlah produk yang dijual di arena bazar, memberikan apresiasi dan sangat berterima kasih kepada Panitia Paskah 2024 dari Wilayah Agatha yang sukses menyelenggarakan bazar UKM.
Bersamaan dengan kegiatan bazar UKM tersebut juga diadakan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman dan pengobatan tradisional akupunktur. Donor darah diikuti lebih dari 30 perserta, dilaksanakan di Aula Lantai 2 Panti Paroki Babadan. Sementara pengobatan akupunktur yang baru kali pertama diadakan diikuti sekitar 30 peserta.
Dalam bazar UKM para peserta tidak dipungut biaya satu sen pun. Mereka hanya diminta mengisi amplop donasi secara sukarela yang hasilnya akan disumbangkan ke SD Kanisius Babadan. Dari donasi sukarela tersebut terkumpul dana sebesar Rp 1.135.000. Demikian pula pengobatan akupunktur tanpa dipungut biaya.
Bazar UKM kali ini cukup meriah. Begitu misa pagi selesai, umat yang hadir misa langsung berbondong-bondon menyerbu arena bazar yang berada di basement gereja. Dalam sekejap dagangan sejumlah peserta bazar, seperti nasi bakar dan bakso ludes laris terjual. (*/ ted)












