Kembali Digelar, Perkemahan Saka Kalpataru Kota Yogyakarta 2024

Suasana penyerahan trofi kejuaraan bagi peserta pemenang dalan giat Perkemahan Saka Kalpataru Kota Yogyakarta 2024. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dan Saka Kalpataru Kota Yogyakarta menggelar perkemahan, bertempat di Bumi Perkemahan Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, pada tanggal 1 – 3 Maret 2024.

Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto, Kepala Bidang  Pembangunan Kapasitas  dan Pengawasan Lingkungan Hidup Christina Endang Setyowati, serta Kak Amin selaku Pamong Saka Kalpataru Kota Yogyakarta dan Hasna Latifah, Dewan Saka Kalpataru Kota Yogyakarta.

Dalam sambutan upacara pembukaan, Christina Endang Setyowati menggemukakan, bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah mengenalkan kepada anggota pramuka dari setiap pangkalan akan bahaya sampah dan cara menangani permasalahannya. “Di mana saat ini menjadi hal yang sangat urgent dan krusial,sehingga perlu kesadaran dari generasi penerus bangsa untuk sadar akan masalah ini (sampah),” ucap dia.

Foto bersama saat acara penutupan kegiatan Perkemahan Saka Kalpataru 2024. (Foto: Istimewa)

Sementara Kak Amin menambahkan, kegiatan ini merupakan kali pertama perkemahan saka Kalpataru kembali diadakan setelah pandemi Covid-19. Selama tiga hari para peserta melaksanakan berbagai kegiatan, malam api unggun dan pentas seni.

“Sementara kegiatan yang berupa literasi dan edukasi adalah pemaparan materi tentang Krida oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dewan Saka Kalpataru kota Yogyakarta, serta game pengenalan alam oleh Rumah Hijau,” terang Kak Amin, dalam rilis yang dikirim, Rabu (13/3/2024).

Sementara itu, Estelita Kenya Felicya salah satu peserta perkemahan dari SMA Pangudi luhur Yogyakarta menyampaikan perkemahan Saka Kalpataru merupakan wadah yang luar biasa untuk membentuk karakter anak muda jaman now agar peduli akan lingkungan. “Selama mengikuti perkemahan banyak kegembiraan, bisa bertukar pikiran dan saran dengan teman-teman peserta dari pangkalan lain,” pungkasnya. (zbd/ Shaloom Rochelle Andreas, SMA BOPKRI 2 Yogyakarta)