bernasnews — SMP BOPKRI 3 Yogyakarta menggelar acara open house dan gelar karya sebagai sarana pengenalan sekolah kepada masyarakat sekitar dan sebagai wujud apresiasi terhadap setiap karya yang dihasilkan oleh peserta didik dalam kegiatan belajar.
Kegiatan open house dan gelar karya merupakan kegiatan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh SMP BOPKRI 3 Yogyakarta atau juga sering disebut SMP BOGA, yang diselenggarakan bertempat di di Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu (2/3/2024).
“Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan PPDB yang dimulai dengan pelaksanaan lomba futsal antarSD, lomba esport mobile legends antarSD, dan tryout untuk peserta didik kelas 6 SD. Lomba futsal dilaksanakan hari Sabtu, 24 Maret 2024 di lapangan futsal RRI Pro 2 Yogyakarta dan lomba esport mobile legends dilaksanakan secara online,” terang Kepala Sekolah SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Atun Pratiwi, M.Pd.K
Sedangkan tryout, Atun menambahkan, untuk peserta didik kelas 6 SD dilaksanakan di SMP BOPKRI 3 Yogyakarta pada Minggu, 25 Februari 2024. Lomba mendongeng, lomba story telling, lomba tari kreasi, dan menggambar dilaksanakan pada puncak acara.
“Kegiatan yang merupakan puncak acara adalah open house dan gelar karya P5. Gelar karya P5 sebagai implementasi kurikulum merdeka menghasilkan berbagai karya peserta didik yang inovatif dan kreatif,” ungkap Atun.
Open house dan gelar karya tahun ini mengangkat tema ‘Bekerja sama sebagai Pondasi Menyinergikan Kreativitas’. SMP BOPKRI 3 Yogyakarta bekerjasama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan open house dan gelar karya. Kegiatan dibuka dengan kirab yang diikuti oleh tamu undangan, bapak ibu guru, dan peserta didik yang mewakili kelasnya masing-masing.
SMP BOPKRI 3 Yogyakarta menyiapakan satu buah gunungan kecil yang diarak pada saat kirab. Gunungan tersebut berisi berbagai macam makanan kecil dan alat tulis. Gunungan diperebutkan oleh peserta didik dan pengunjung open house dan gelar karya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori, SE., M.SI menyampaikan betapa pentingnya upaya yang seoptimal mungkin agar peserta didik dapat belajar dengan senang dan bahagia sehingga pembelajaran bisa berjalan baik.
Sementara, Ketua Yayasan BOPKRI Yogyarta Obed Tripambudi menyampaikan hal yang senanda. “SMP BOPKRI 3 Yogyakarta tidak hanya mengembangkan otak kiri namun mengembangkan pula otak kanan peserta didik. Hal tersebut memerlukan dedikasi, konsistensi, dan kesabaran yang tinggi,” tandas Obed Tripambudi.
Tak hanya pameran namun kreativitas dalam bermain musik dan berkesenian yang dipelajari selama di sekolah pun ditampilkan dalam kegiatan ini. Walaupun kegiatan ini merupakan kegiatan agenda tahunan namun tetap berkesan bagi setiap peserta didik. “Kegiatannya seru, asik, mengasah kreativitas, memberikan pengalaman baru, dan capaian yang baru,” kata Joshua dari kelas IXD. (*/ ted)











