bernasnews — Tim Peneliti dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang terdiri dari Prof. Dr. Istiningsih, M. Pd; Dr. Mohamad Agung Rokhimawan, M .Pd, serta Dr. Sintha Sih Dewanti, M Pd Si melakukan diseminasi di hadapan para dosen School of Education Philippine Woman’s University, beberapa waktu lalu.
Perjalanan akademis tim peneliti ini telah memperoleh ijin dan dukungan dari Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sri Sumarni, M Pd.
Kegiatan ini juga sepenuhnya didukung oleh Sub-Direktorat Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. Rombongan diterima dengan senang hati oleh Dr. Shirley Padua, selaku Dekan School of Education, Philippine Woman’s University.
Penelitian yang dilakukan Tim Peneliti UIN Sunan Kalijaga adalah tentang kurikulum untuk program doctor pada pendidikan dasar di Indonesia, terkhusus untuk lingkup kementerian Agama RI guna menemukan sebuah model yang selanjutnya diberi nama CW+R Curriculum. Kurikulum model ini mengkombinasikan dua model, yang sebelumnya menjadi kebijakan Kementerian Pendidikan yakni by research dan course.
Dr. Shirley Padua dalam sambutannya menyampaikan, bahwa untuk program doctor pada School of Education Philippine Woman’s University menggunakan model keduanya juga. Menurut Shirley, walaupun di kampus ini hanya ada satu jalur yakni Ph D (Philosophy of Education), dengan gelar lulusannya adalah Ph D. “Berbeda dengan Program Doktor Pendidikan Dasar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang lulusannya bergelar ‘Dr’,”ungkap dia.
Model yang didesain oleh peneliti ini mewujudkan paradigma Education 4.0. Salah satu indikator Education 4.0 yang tidak lain adalah differentiation learning. Keberbedaan kebutuhan individu (baca mahasiswa) serta kemampuan, dan kondisi mereka menjadi focus dalam mendesain kurikulum CW+R yang dibangun oleh Istiningsih dan kawan kawan.
Sementara itu, Presiden Philippine Woman’s University, Marco Alpredo M. Benitez serta Chancellor / VP for Academic Affairs Philipippine Women’s University, Dr. Felina C. Young menawarkan kerjasama antara dua universitas ini. Draft MoU telah disusun bersama yang selanjutnya akan ditandatangi dua pimpinan universitas tersebut.
Segala sesuatu yang dilakukan oleh Tim Peneliti ini tentunya untuk mewujudkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menuju World Class University. (*/ nun)











