News  

Puisi, Geguritan dan Cerkak di Sastra Bulan Purnama Edisi 148

Flyer SBP edisi 148 di Museum Sandi Yogyakarta, Sabtu (27/1/2024)

bernasnews – Mengawali tahun 2024, Sastra Bulan Purnama (SBP) akan diisi tiga buku sastra, satu buku kumpulan puisi dan sketsa karya Eros Sudardjono (Jombang), serta dua buku lainnya kumpulan  geguritan dan cerkak (cerita cekak) atau cerita pendek yang ditulis menggunakan bahasa Jawa dan ditulis perempuan anggota Komunitas Rinonce. Pertunjukan SBP edisi 148 akan diselenggarakan di Museum Sandi Jalan Faridan M Noto No.21, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta, Sabtu (27/1/2024) pukul 15.30 WIB.  

Penulis Yanti. S. Sastro Prayitno menjelaskan, Melati Rinonce merupakan sebuah komunitas perempuan pecinta bahasa dan sastra Jawa yang berdiri pada tanggal 5 Februari 2022. Komunitas ini digagas oleh beberapa penulis yang pernah terlibat dalam penulisan buku geguritan Wanodya, di antaranya : Ninuk Retno Raras, Windu Setyaningsih, Endang Wahyuningsih, Yanti S. Sastro.

“Dengan niat awal mempererat persaudaraan yang sudah terjalin lewat Wanodya, melalui kegiatan menulis sastra Jawa maka disepakati untuk membentuk komunitas yang kemudian diberi nama Melati Rinonce, yang diambil dari salah satu tembang ciptaan Sang Maestro Ki Narto Sabdo. Tujuannya adalah melestarikan atau nguri-uri dan mengembangkan bahasa dan sastra Jawa. Komunitas ini bersifat terbuka, independen dan mandiri. Perempuan dari segala usia, latar belakang pendidikan, di manapun berada, asal berkeinginan untuk belajar menulis dalam bahasa Jawa bisa menjadi anggota,” kata dia. 

Beberapa nama yang akan hadir membacakan karyanya di SBP edisi 148 di antaranya, Sriyanti S. Sastroprayitno (Semarang), Windu Setyaningsih (Purbalingga), Ninuk Retno Raras (Yogyakarta), Endang Wahyuningsih (Yogyakarta), Ardini Pangastuti (Yogyakarta), Rachmani Susiatty (Purbalingga), Lelly Faizatillah (Purbalingga), Anastasia Sri KS (Purbalingga), Novi Indrastuti (Yogyakarta), Cicit Kaswami (Yogyakarta), Ami Simatupang (Yogyakarta), Suprihatin (Yogyakarta), Suratmini (Salatiga), Anastasia Sunu Murwani (Sragen), Widharningsih (Semarang), Liliek Budiastuti Wiratmo (Semarang), Yuli Purwati (Magelang), Nurrohmah PM (Nganjuk).

Koordinator SBP Ons Untoro kepada bernasnews mengatakan, di tahun 2024 selain memberi ruang untuk para sastrawan di Indonesia mengisi di SBP, pihaknya akan coba melakukan apa yang disebut sebagai silaturahmi sastra dalam bentuk kunjungan sastra di rumah sastrawan, yang tinggal di Yogyakarta maupun di kota lain, untuk saling bertemu dan belajar.

“Proses belajar menulis tidak pernah berhenti, oleh karena itu diperlukan silaturahmi untuk saling belajar bersama,” ujarnya. (mar)