bernasnews – Memiliki trah atau paguyuban keluarga sangat disyukuri bagi setiap keluarga besar. Karena dengan adanya trah, pemahaman alur keluarga, silaturahmi, serta kedekatan antar mereka dapat diwujudkan dan dilestarikan.
Tidak terkecuali bagi Trah Singo Pawiro Wijayan (SPW) yang memiliki generasi pertama lima orang ibu atau simbah putri yang sudah tiada dan kini hubungan kekeluargaan itu diteruskan oleh anak cucu mereka. Beberapa agenda keluarga mereka adakan secara rutin.
Kelima almarhumah ibu itu adalah Yosefin Mursiyem Kamso Utamawijaya (Trah Jagalan Beji, Yogyakarta), Theresia Suratidjah (Trah Ngampilan, Yogyakarta), Suratmi (Trah Gampingan, Yogyakarta), Ratna Juhariah (Trah Klaten, Jawa Tengah), dan Wahini (Trah Prambanan, Jawa Tengah).
Setiap akhir tahun tahun, Trah SPW mengadakan pertemuan akbar anak cucu lima almarhumah ibu yang telah tersebar di beberapa kota. Sebagai tuan rumah disepakati bergantian setiap tahunnya. Kali ini, tuan rumah pertemuan hari Minggu (31/12/2023) pukul 10.00 = selesai diampu oleh keluarga besar Trah Ngampilan. Tempat pertemuan di Dalem Jodi Sarantan, Geblak, RT 04 Nomor 127, Gandekan, Bantul, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua Trah SPW Yohanes Sunardi yang juga anggota keluarga Ngampilan kepada bernasnews, Sabtu (30/12) mengatakan, “Ya tahun 2023 ini, tuan rumah pertemuan akbar Trah SPW dari keluarga Ngampilan. Para saudara kami, dari lima anggota trah itu, sangat suka cita menantikan agenda tahunan ini. Memang ada satu dua yang tidak dapat hadir karena bersamaan acara lain. Tapi umumnya dapat hadir. Biasanya, acaranya sangat meriah.”
Menurut Sunardi, keseruan pertemuan trah SPW 2023 adalah banyak spot foto alami di tempat acara, doorprize dan souvenir menarik, kado silang dibungkus kertas koran dengan kata-kata lucu, penampilan khusus dari masing-masing anggota trah yang lucu dan kreatif, serta saweran spontan dari senior kepada anggota keluarga lainnya.“Atraksi setiap keluarga dipersilahkan bebas, kreatif dan menarik. Tentu saja yang sopan. Dress code yang kami sepakati bersama adalah baju putih dan bawah pakai jean,” kata dia. (mar)











