News  

Dokter Asdi Yudiono : Mengenal Tanda-tanda Kemunduran Fisik 

Dokter Asdi Yudiono di ruang praktek Klinik INTAN, Jalan Masjid No 3, Pakualaman, Yogyakarta. (Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews)

bernasnews – Sehat menjadi dambaan dan perjuangan setiap insan manusia dari waktu ke waktu. Sadar sehat yang mewujud dan tingginya derajat kesehatan masyarakat menjadi salah satu ukuran  keberhasilan pembangunan nasional.

Praktisi kesehatan dan Pimpinan Klinik INTAN Yogyakarta Dokter Asdi Yudiono mengemukakan, salah satu hal yang penting dan banyak dijumpai pada tubuh kita adalah Chronic Fatique Syndrome atau Sindrom Kelelahan Kronis.

“Tanda-tandanya adalah kelelahan yang sangat dirasakan, insomnia, dan gejala lain yang memburuk saat melakulan aktivitas fisik, apalagi kalau aktivitas yang memeras tenaga.

Disamping faktor lingkungan seperti rumah, pekerjaan, lingkungan hidup, dan suasana emosi, sindrom ini banyak terjadi karena faktor genetik dan  pada wanita yang mempunyai peranan hormonal estrogen dan progesteron,” kata Asdi Yudiono kepada bernasnews di kantornya, Jalan Masjid No 3, Pakualaman, Yogyakarta, Selasa (14/11/2023).

Menurut dokter yang ramah dan aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat di Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, Yogyakarta ini, perlu waktu lama bagi orang yang mengalami sindrom tersebut. Dapat berbulan-bulan, bertahun-tahun dan ada yang seumur hidup.

Pijat dan kerokan

Menjawab pertanyaan, Asdi Yudiono yang alumni Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini, salah satu solusi yang dilakukan oleh penderita adalah dengan pijat dan kerokan. 

“Selain melestarikan tradisi dan kearifan lokal, aktivitas pijat dan kerok yang tepat akan menjadi bermanfaat dan menjadi salah satu solusi jitu mengendalikan keluham ini. Hormon endorfin sebagai salah satu hormon kebahagiaan dan pengurang rasa nyeri dalam tubuh, akan muncul dan memberikan rasa nikmat bagi penderita yang dipijat dan dikeroki,” katanya seraya tersenyum. 

Menurut dokter yang menjadi pengasuh kolom Literasi Kesehatan di Majalah Literasi Guru (MALIGU) ini, stigma bahwa kerokan itu tidak baik, adalah stigma salah di masyarakat luas yang tergerus oleh hoax turun temurun nenek moyang kita. 

“Justru seorang Dokter termasuk saya dan Guru Besar Kedokteran di sebuah universitas ternama telah membuktikannya sendiri hasil nyata dari tradisi ini. Hal itu menyehatkan serta mengurangi Sindrrom Kelelahan Kronis secara hemat, nyaman, aman dan teruji. Salam Klinik INTAN, Sehat Itu Menyenangkan dan Senang Itu Menyehatkan,” kata dr. Asdi Yudiono. (mar)