Sebanyak 417 Siswa SMP dan SD Ikuti Lomba “Maos Aksara Jawa”

Para peserta lomba “Maos Aksara Jawa” saat pembukaan acara di Balai Bahasa Provinsi DIY, Rabu (18/10/2023). (Foto :Humas Balai Bahasa DIY)

bernasnews – Sebanyak 225 siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan 192 siswa sekolah dasar (SD) selama dua hari, Rabu (18/10/2023) untuk jenjang siswa SD/MI sederajat dan Kamis (19/10) untuk jenjang siswa SMP/MTs sederajat mengikuti lomba “Maos Aksara Jawa” di Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jalan I Dewa Nyoman Oka Nomor 34 Yogyakarta. Lomba dibuka oleh Kepala Balai Bahasa DIY Dra. Dwi Pratiwi, M.Pd.   

Bentuk lomba untuk jenjang SD/MI sederajat adalah membaca dan memahami teks beraksara Jawa yang berbentuk prosa (dongeng atau teks yang lain). Sedangkan peserta jenjang SMP/MTs sederajat membaca dan memahami teks beraksara Jawa yang berbentuk tembang. Aspek yang dinilai adalah proses, artikulasi, kelancaran dan pemahaman.

Menurut staf Balai Bahasa DIY Ratun Untoro, M.Hum, kegiatan pemeliharaan dan pengembangan bahasa, sastra, dan aksara Jawa di DIY dapat dikatakan begitu dinamis. Semaraknya komunitas-komunitas pegiat aksara Jawa di DIY menunjukkan bahwa masyarakat DIY masih peduli dengan keberadaan aksara Jawa di era ini. 

“Hal ini tentu saja menjadi kebanggaan kita bersama dan sekaligus menjadi catatan penting bagi Balai Bahasa Provinsi DIY melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pelindungan dan Pemodernan untuk ikut berperan di dalamnya. 

Peran Balai Bahasa Provinsi DIY dalam pemeliharaan dan pengembangan bahasa, sastra, dan aksara Jawa dapat diwujudkan dengan melaksanakan evaluasi pelaksanaan pembelajaran bahasa, sastra, dan aksara Jawa di satuan pendidikan,” kata dia kepada bernasnews, Jumat (20/10). 

Menurut Ratun, upaya konkret yang dilakukan yaitu penyelenggaraan lomba “Maos Aksara Jawa” bagi peserta didik jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat. Lomba “Maos Aksara Jawa” 2023 ini bertujuan mencari peserta terbaik dan kompeten dalam literasi aksara Jawa.

Pengumuman pemenang lomba dilaksanakan hari Sabtu (21/10) melalui media sosial Balai Bahasa DIY.  (mar)