bernasnews — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan “NGOPI (Ngobrol Pemilu) Bareng Pimpinan Daerah”, bertempat di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Jumat (6/10/2023).
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 10 komunitas penggemar touring sepeda motor (atau biasa disebut bikers) se- Kabupaten Sleman, diantaranya STMC; Jogja Gezeh Community; JMKC; SATKOM Godean; ROLISTA; Group Motor Tua; JGOC; Pelaku Touring; PRAMAXS; dan Komunitas Touring Motor Difabel.
Hadir sebagai nara sumber dalam giat tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE., Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi, SIP., MIP dan Ketua Bawaslu Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar, S.Sos., MH.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya kolaboratif Pemkab Sleman, KPU Sleman dan Bawaslu Sleman dalam sosialisasi dan amplifikasi informasi tentang Pemilu 2024 kepada beragam elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengemukakan, sebagai wadah berkumpulnya banyak orang, Komunitas Bikers akan cenderung menjelma menjadi layaknya ‘gadis cantik’ yang diperebutkan oleh partai politik dan calon legislatif untuk menggaet simpati dan mendapat dukungan yang kemudian diwujudkan dalam pemberian suara (vote) pada Pemilu.
“Kami berharap agar Komunitas Bikers bisa memiliki literasi tentang kepemiluan dan berpartisipasi aktif dalam berbagai tahapan Pemilu demi kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024,” ujar Danang.
Sementara, Trapsi Haryadi, SIP., MIP selaku Ketua KPU Sleman mengajak agar seluruh anggota Komunitas Bikers di Sleman menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 nanti dengan memilih partai, caleg maupun presiden yang diniliai mampu untuk mengimplementasikan aspirasi yang dimiliki.
“Komunitas Bikers harus menjadi pemilih yang cerdas, rasional dan bertanggungjawab,” tandasnya.
Senada dengan Ketua KPU Sleman, Ketua Bawaslu Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar, S.Sos., MH mengimbau agar anggota Komunitas Bikers tidak terjerumus pada kegiatan-kegiatan yang berpotensi melanggar regulasi tentang pemilu, terutama pada masa kampanye nanti, terutama pada saat melakukan konvoi.
Koordinator Komunitas Touring Motor Difabel Waluyo mengungkapkan, bahwa pihaknya merasa senang sudah diundang dalam kegiatan ini karena selain untuk mempererat tali silaturahmi dengan sesama komunitas bikers. Juga juga mendapatkan berbagai informasi penting tentang Pemilu 2024, khususnya bagi para difabel.
“Kami semua berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam segala upaya untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 nanti,” lanjut Waluyo.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan menyerukan komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas wilayah dan menyukseskan Pemilu 2024 dengan tagline ‘Sleman Kondusif, Pemilu Sukses’. (*/ nun)












