Wagub DIY : Pendidikan “Green Technology” ITY adalah Langkah Progresif

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Institut Teknologi Yogyakarta di Hotel Sahid Babarsari Yogyakarta, Sabtu (16/9/2023). (Foto : Humas ITY)

bernasnews – Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yoigyakarta (DIY) Paku Alam X mengemukakan, Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) telah berperan penting dalam membentuk para sarjana yang memiliki keahlian di bidang Rekayasa Eko Teknologi serta karakter bermoral dan berdedikasi untuk menciptakan kesejahteraan bangsa dan umat manusia.

“Keputusan ITY untuk memfokuskan pendidikan pada Green Technology adalah langkah progresif yang sejalan dengan kebutuhan dunia saat ini yang semakin sadar akan perlunya konservasi  lingkungan,” kata Paku Alam X dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Dr. Didik Wardaya, S.E., M.Pd. pada acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ITY Periode 17 di Hotel Sahid Babarsari Yogyakarta, Sabtu (16/9/2023).

Sebanyak 176 orang diwisuda pada kesempatan ini dengan rincian S2 Proram Studi (Prodi) Magister Ilmu Lingkungan 9 orang wisudawan/wisudawati dan Magister Teknik Lingkungan 5 orang. Kemudian untuk S1 Prodi Teknik Lingkungan 120 orang, Prodi Teknik Sistem Energi 12 orang,  Prodi Teknik Industri 9 orang, Prodi Teknik Pertambangan 16 orang dan Prodi Teknik Kelautan 4 orang. 

Pelaksanaan wisuda dipimpin oleh Rektor ITY Prof. Dr. Ir. H. Chafid Fandeli. Hadir dan memberi sambutan pada kesempatan ini Ketua Dewan Pembina Yayasan Lingkungan Hidup GKBRAA Paku Alam. 

Jumlah lulusan ITY dalam tahun 2022/2023 sebanyak 305 orang wisudawan/wisudawati. Sedangkan total alumni sejak didirikan dengan nama STTL pada tahun 1983 sebanyak 5.335 orang alumni.

Pembangunan berkelanjutan

Rektor ITY Prof Dr Ir. H. Chafid Fandeli mengemukakan, saat ini ITY dengan pengalaman yang panjang dalam penelitian pembangunan berkelanjutan telah menghadirkan  visi operasionalnya yakni Green Technology. Kemampuan Green Technology ini dikembangkan ITY untuk seluruh Program S1 di lima bidang yaitu Teknik Lingkungan, Teknik Industri, Teknik Sistem Energi, Teknik Pertambangan dan Teknik Kelautan.

“Di samping itu dikembangkan pula untuk Pembangunan yang Berkelanjutan bagi dua program Magister yaitu Ilmu Lingkungan dan Teknik Lingkungan. Dengan ilmu pengetahuan yang inovatif dan green technology yang kreatif, lulusan sarjana S1 dan S2 ITY memiliki tingkat competitiveness yang tinggi dalam berpartisipasi dalam pembangunan nasional ke depan,” kata Prof Chafid.

Menurut rektor, ITY saat ini sedang mempersiapkan pembelajaran Model Pembelajaran RPL atau Recognisi Pembelajaran Masa Lampau bagi aparat kelurahan dan kecamatan yang belum berstatus sebagai sarjana. Untuk itu, akan dibuka program RPL ini untuk sarjana S1 Teknik Lingkungan pada periode 2023/2024. (*/mar)