News  

Sahid Raya Hotel & Convention Jogja Launching Business Lunch untuk Para Pengunjung

Grand Launching Sahid Business Lunch. (Foto : Wulan/ bernasnews)

bernasnews – Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta terus melakukan inovasi untuk menggaet dan memenuhi kebutuhan para pengunjungnya.

Melihat adanya gaya business lunch yang sangat lumrah dilakukan dalam dunia profesional itu rupanya menjadi peluang positif bagi perhotelan dan kini turut dihadirkan oleh Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta.

General Manager Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Agus Setijo Purnomo mengatakan konsep makan siang bertajuk Business Lunch ini diyakini bakal efektif untuk memfasilitasi para pengunjung yang datang menginap atau mencari tempat ngobrol bisnis yang nyaman.

Pasalnya business lunch telah menjadi cara baru untuk membicarakan pekerjaan dalam suasana yang lebih rileks sekaligus dapat mengenal klien lebih dekat.

“Program ini sudah lama kita rancang. Jadi sebenarnya kita mempunyai beberapa program sudah ada di breakfast and dinner dan lunch-nya ini belum ada maka kami mencoba untuk membidik market untuk lunch ini. Kan kita tau kultur orang-orang kita inikan makan di luar, yang akan kita bidik adalah komunitas komunitas, para sosialita, yang mungkin ada acara atau ingin merasakan suasana baru,” kata General Manager Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Agus Setijo Purnomo, Kamis (14/9/2023).

Agus tak menepis pihaknya akan menyasar pada kalangan pekerja kantoran, ibu-ibu sosialita serta berbagai komunitas. Kendati begitu, khalayak umum yang ingin merasakan makan siang sambil ngobrol bisnis dengan nuansa modern yang ditawarkan oleh Sahid juga bisa melakukan reservasi.

“Kita mempunyai hal-hal lain yang membuat calon customer kita tahu tentang kita. Mungkin dulu kan mempunyai stigma Sahid ini seperti apa, nah kita ingin menunjukkan bahwa kita sudah berubah dan kita sudah mempunyai banyak sekali program salah satunya membuat Business Lunch,” ucap dia.

Lebih lanjut, Agus menuturkan para calon pengunjung tidak perlu khawatir lantaran konsep business lunch ini tidak akan merogoh kocek yang besar namun juga bisa menyesuaikan dengan permintaan tamu.

Terkait menu yang dihadirkan dalam all you can eat itu tetap akan menonjolkan makanan khas Indonesia termasuk makanan Jawa namun sesekali mengkombinasikan nya dengan menu lainnya.

“Kita mempunyai beberapa tema yang berbeda, tentunya yang kita ingin angkat di salah satu Buffett kita itu (makanan) Indonesian. Intinya selain makanan jawa, suasana yang akan kita sasar kepada customer kita,” jelasnya.

Agus menyakini program business lunch ini akan semakin memperkenalkan hotelnya kepada masyarakat luas. Terlebih lagi memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan di Yogyakarta.

“Saya sendiri ingin melihat dan memberikan informasi bahwa hotel kita punya banyak sekali ragam untuk bisa dinikmati oleh costumer kita. Akan tetapi secara global nya kita juga memacu pariwisata di Jogja ini supaya orang-orang yang datang ke Jogja bisa punya banyak pilihan tempat untuk kuliner,” pungkasnya. (lan)