Adit Setiawan Pengusaha Dari Jogja, Hadiri Penandatanganan Perjanjian Investasi Indonesia-Kenya Bersama Presiden RI Jokowi

Owner pabrik Plafon PVC terkemuka PT. Indonesia Plafon Semesta, Adit Setiawan (Kanan) foto bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi , saat hadiri penandatanganan kerja sama Indonesia- Kenya, di Nairobi, Kenya, Afrika Timur. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Pengusaha sukses asal Jogja dan owner pabrik Plafon PVC terkemuka PT. Indonesia Plafon Semesta, Adit Setiawan ikut serta hadir dalam peristiwa bersejarah penandatanganan perjanjian investasi antara dua negara Indonesia dan Kenya, Senin (21/8/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinador Bidang Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan, serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berlangsung di Nairobi, Kenya, Afrika Timur.

Dalam kesempatan itu, Adit Setiawan terlihat penuh semangat untuk menjalin investasi di Afrika. Keikutsertaannya sebagai bagian dari delegasi dalam penandatanganan perjanjian kerjasama investasi antara Indonesia dan Kenya menandai komitmen kuatnya terhadap ekspansi bisnis internasional.

Pengusaha mantan TNI ini telah membangun reputasi yang mengesankan dalam industri plafon PVC, dan Adit telah melihat peluang besar dalam memperkenalkan produk-produk modern ini di pasar Afrika. Industri plafon PVC dari PT. Indonesia Plafon Semesta dianggap sebagai produk inovatif yang sangat pontensial diterima di Afrika.

Dengan adanya kebutuhan akan bahan bangunan modern dan ramah lingkungan di benua tersebut, kehadiran Adit Setiawan dan perusahaannya diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung perkembangan infrastruktur dan properti di wilayah tersebut.

Acara penandatanganan perjanjian ini menandai langkah besar bagi Indonesia dalam memperluas jejak investasi di benua Afrika, serta memperkuat hubungan bilateral dengan Kenya. Dengan adanya komitmen kuat dari para pengusaha di antaranya seperti Adit Setiawan, diharapkan kerjasama ini akan memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan tersebut. (*/ nun)