News  

Kelurahan Panembahan Gelar Workshop Permainan Tradisional: Dolan, Dolanan dan Dodolan

Lurah Panembahan RM. Murti Buntoro, SH, MIP saat menyampaikan sambutan dalan acara Workshop Pengenalan Dolanan Anak, Sabtu (19/8/2023). Foto: Istimewa.

bernasnews – Maraknya permainan atau dolanan anak kekinian dalam bentuk sebuah aplikasi yang mudah dihadirkan dalam perangkat smartphone atau gawai membuat anak-anak semakin jauh mengenal atau paham dengan dolanan tradisional tinggalan leluhur, yang lebih bertumpu tidak semata pada otak (skills) namun juga raga, bahkan juga sosial dan lingkungan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kelurahan Panembahan menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengenalan Dolanan Anak/ Permainan Tradisional bagi Kampung Panembahan dan Kampung Suryoputran, di Pendopo Mandira Loka, Keluarahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, Sabtu (19/8/2023).

Kegiatan dihadiri oleh Lurah Panembahan, Ketua LPMK, dan Ketua Kampung serta Perwakilan Pengurus Kampung Panembahan dan Suryoputran. Juga perwakilan dari ibu-ibu dan anak dari PAUD kedua kampung tersebut. Menghadirkan nara sumber Feri Ludiyanto, S.Sn, M.Sn dari Lembaga: Sekolah Seni Alam Nusantara.

Lurah Panembahan RM. Murti Buntoro, SH, MIP mengemukakan, bahwa tujuan dari workshop untuk pengenalan permainan tradisional pada anak-anak juga orang tuanya agar tidak punah atau dilupakan pada zaman ini kebanyakan permainan berupa gadget (gawai).

Suasana warksho pengenalan permainan tradisional oleh Pemerintah Kelurahan Panembahan. (Foto: Istimewa)

“Selain itu, dengan permainan tadisional supaya anak-anak bisa mengenal teman sebayanya dan mempunyai jiwa sosial, jiwa peduli. Dan paham, bahwasanya manusia itu membutuhkan orang lain,” terang RM. Murti.

Sementara itu, Feri Ludiyanto selaku narasumber menjelaskan, bahwa permainan tradisional dikategorikan ada 3 jenis yaitu Dolan, Dolanan dan Dodolan. Menurutnya, Dolan merupakan kegiatan berkunjung dan mengenal lingkungan. Sedangkan Dolanan adalah mainan (toys) dan sekaligus bermain (play the game)

“Dodolan merupakan aktivitas saling berbagi cerita pengalaman saat Dolan. Juga saling berbagi dan bermain Dolanan. Kemudian memberikan nilai pada Dolan , Dolanan yang berwujud bermain tata kelola atau manajemen dasar, yang kemudian membangun ekosistem,” beber Feri. (ted)