bernasnews – Pameran Industri Kecil Menengah (IKM) terus diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah DIY.
Hal ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan IKM agar produknya siap bersaing secara nasional maupun internasional.
Hadir dalam pembukaan pameran Jogja Trade Plus di Lippo Plaza Yogyakarta, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Syam Arjayanti, menyebut bahwa pameran tidak semata-mata sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan ekonomi di DIY saja.
Melainkan juga sebagai wadah bagi IKM lokal dapat menunjukkan potensi unggulan pada produk masing-masing di khalayak publik.
“Jadi melalui pameran itu akan mengetahui juga produk-produk unggulan di masing-masing daerah,” kata Kepala Disperindag, Syam Arjayanti, Jumat (19/5/2023).
Adapun dalam pameran IKM kali ini diikuti oleh peserta IKM dari DIY dan beberapa IKM dari provinsi lainnya yang ada di Indonesia.

Syam mengungkap bahwa pameran itu sengaja digelar pada waktu weekend yakni Jumat-Minggu (19-21/5/2023). Hal itu dilakukan untuk menarik wisatawam agar dapat mengunjungi dan berbelanja lebih leluasa.
“Kebetulan, Jogja pada weekend itu ramai pengunjung dan wisatawan dari luar daerah. Sehingga, memang untuk pameran selalu digelar pada Jumat, Sabtu dan Minggu supaya banyak pengunjung yang datang dan berbelanja lebih banyak,” ujarnya.
Syam pun menuturkan agar para pelaku IKM dapat memanfaatkan pameran tersebut untuk menampilkan apa yang menjadi unggulan dari produk masing-masing. Ia pun berharap akan banyak transaksi yang diperoleh oleh para IKM dalam gelaran pameran Jogja Trade Plus tersebut.
“Pelaku IKM yang ada dalam pemeran itu bisa memanfaatkan sebesar-besarnya dan sebaik-baiknya. Dan harapan kami juga bapak/ibu yang ikut di pameran bisa turut serta memerkan (produknya) baik di media sosial maupun kepada kolega-koleganya yang ada di Jogja,” pungkasnya. (lan)











