bernasnews – Bertajuk Lahir Kembali, Sucikan Diri Bersihkan Hati Menuju Ridha Illahi, warga RT 11 Perumahan Ambarketawang Indah (AKI), Kelurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan Syawalan Halal Bihalal 1444 H di RM Baleroso, Jalan Godean, Sleman, Minggu (14/5/2023). Acara yang dipandu Wiwid H. ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Ketua RT 11 AKI Bintoro Mantjolo Putro membuka acara ini, kemudian dilanjutkan ikrar syawalan dari perwakilan pemuda Juanata Satria yang ditanggapi wakil sesepuh Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc., hikmah syawalan oleh HD Iriyanto, CHt., doa oleh Rokib, salam salaman dan ditutup dengan dialog membahas kemajuan bersama warga.
Tampil pula pada kesempatan ini, tiga warga RT 11 yang sudah tinggal di luar perumahan yakni Nugroho, Wahib Susanto dan Rudi. Mereka hadir karena merasa masih memiliki ikatan cinta dengan RT 11 dan menceritakan pengalaman awal mengembangkan perumahan.
Perumahan AKI berdiri pada tahun 1992/1993. Hingga kini sudah dilayani beberapa ketua RT dan pengurus lainnya. Dimulai HD Iriyanto, dilanjutkan sementara Rijanta, kemudian dipimpin Sulis, Rahmat, Rokib, Wahyu Witono dan Bintoro.
Beberapa karya RT 11 bersama RT 10 adalah mushola, kemudian gardu ronda, kawasan open space, perawatan jalan setempat. Karya bersama lain adalah arisan ibu-ibu, peringatan hari-hari penting, kegiatan sosial, dan kemasyarakatan.
Bintoro Mantjolo Putro menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih atas terselenggaranya acara syawalan halal bihalal warga. Ini merupakan kegiatan pertama di luar karena biasanya diadakan di kompleks perumahan. Dia mengajak, kerukunan dan kebersamaan antarwarga terus dijaga dan ditingkatkan.
HD Iriyanto, CHt mengawali hikmah syawalannya dengan menyampaikan hasil riset atas daya tarik acara seperti ini yakni kangen kangenan sebagai rating tertinggi. Kemudian disusul kulinernya, hiburannya, dan terakhir adalah penyampaian hikmah syawalan.
Dalam hubungan antarwarga dia menekankan pentingnya hidup secara ukhuwah yakni ukhuwah kemanusiaan, ukhuwah sebagai sesama bangsa dan Negara, serta ukhuwah Islamiyah.
Dia kemudian menyampaikan lima hal penting dalam kehidupan sebagaimana dia perolah dari Ponpes Al Munawwir, Krapyak, Bantul dan Prof Damardjati Supadjar. Kelima hal itu adalah Ta’aruf, Tafahum, Ta’awun, Takaful dan Tabayun. Maksudnya sesama warga harus saling kenal, saling memahami, saling tolong menolong, saling menjamin, dan selalu konfirmasi kebenarannya atas informasi yang diperoleh. Harapannya supaya warga hidup guyub rukun. (mar)












