News  

Pramuka Jadi Wadah Untuk Ciptakan Agen Perubahan Pemuda Jogja

Gerakan Pramuka Kwartir Sleman dalam acara Welcome Night Raimuna Cabang Sleman. (foto : Istimewa)

bernasnews – Masa depan negara sangatlah ditentukan oleh generasi muda. Setiap pemuda, baik yang masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya menjadi faktor penting yang sangat diunggulkan oleh negara Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

Ada banyak cara untuk membentuk karakter dan menciptakan para generasi muda yang unggul itu, salah satunya turut dihadirkan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Sleman dalam acara Welcome Night Raimuna Cabang Sleman tahun 2023 di Kampung Pramuka Sanguharjo, Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman, Rabu (10/5/2023).

Mengusung tema Mengingat Tradisi dalam Bingkai Digitalisasi, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Kwartir dalam rangka memberikan kesempatan kepada Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega (setingkat SMA/Perguruan Tinggi) untuk turut serta membina dan mengembangkan persaudaraan dan persatuan ini.

Ketua Kwartir Cabang Sleman, Ery Wardana mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman selalu menyambut baik segala kegiatan kepemudaan sebagai upaya memberikan wadah kegiatan positif.

“Dan secara jangka panjang diharapkan sebagai kawah candradimuka untuk mencetak kader pemimpin di Kabupaten Sleman pada masa yang akan mendatang,” kata Ketua Kwartir Cabang Sleman, Ery Wardana, dalam keterangan yang diterima, Kamis (12/5/2023).

Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan dalam Raimuna ini, seperti Giat Anjangsana, Giat Wasasan, Giat Persaudaraan, Giat Keagamaan, Giat Kunjungan Lapangan, Giat Bakti, dan Giat Apresiasi Seni. Adapun masing-masing giat telah dibagi paket sesuai dengan isu strategis dalam Gerakan Pramuka maupun Global seperti job creation, SDGs, maupun pencapaian pembangunan di Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini iikuti oleh 219 peserta dari 15 kwartir ranting. Ery menyebut pelaksanaan kegiatan Raimuna Cabang Sleman tahun ini bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sleman tahun 107 yang mengangkat teman Nyawiji Lan Murakabi Sesarengan Mbangun Sleman.

“Pemuda Sleman tentunya harus tahu makna dari tema tersebut. Tema tersebut dimaknai dengan semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat Sleman untuk memberikan manfaat seluas-luasnya demi Sleman Sembada,” ungkapnya.

Ia menuturkan, berbagai isu sosial yang marak dewasa ini juga berdampak pada perubahan sikap dan perilaku pemuda di Kabupaten Sleman. Kabupaten Sleman sebagai wilayah heterogen memiliki permasalahan sosial yang kompleks. Salah satunya adalah maraknya kegiatan pemuda yang menjurus pada aksi-aksi negatif.

Dengan begitu, menurut Ery, kebermanfaatan kegiatan pramuka dapat dirasakan oleh semua elemen masyarakat seperti membantu pembangunan di perdesaan, pengembangan kebudayaan dan pariwisata, penanggulangan bencana, hingga kegiatan ekonomi kreatif dan digital.

“Melalui kegiatan kepramukaan, digadang-gadang Pramuka mampu menjadi agen perubahan dengan orientasi prinsip kegiatannya mewujudkan job creation bagi anggota Pramukanya, dan harapannya Kwartir mampu mengarahkan kegiatan sesuai dengan Program Pemerintah,” pungkasnya. (lan)