bernasnews — Pramuka adalah kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi siswa kelas 7 dan 8 di SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. Mendidik dengan kedisiplinan, mampu hidup dalam kemandirian adalah tujuan melaksanakan kemah prestasi untuk mereka. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan yang rutin dilaksanakan.
“Tanggap, Tangguh, Mandiri, dan Berkarakter Pramuka merupakan tema yang diusung dalam kemah prestasi. Kemah prestasi sekolah kami dilaksanakan di bumi perkemahan (buper) Huntap Gondang 2, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta pada 5-7 Mei 2023 dengan peserta 22 regu,” kata Kepala SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Atun Pratiwi, M.PdK. kepada bernasnews, di Yogyakarta, Minggu (7/5/2023).
Menurut Atun, sebelum mengikuti kemah prestasi peserta didik dibekali dengan berbagai macam keterampilan dan kecakapan di dalam kegiatan Pramuka. Mereka harus melakukan berbagai macam persiapan, baik kesiapan pengembangan kemampuan dalam Pramuka maupun kesiapan pengembangan talenta.
Seru dan menegangkan
Lebih lanjut Atun menjelaskan, dalam kemah prestasi masing-masing regu mendirikan satu tenda lengkap dengan gapura, kaki tiga, pagar, jemuran, rak sepatu, dan rak piring. Peserta kemah prestasi berangkat dari sekolah pukul 07.00 wib setelah melakukan apel pagi di sekolah. Sesampainya di buper peserta langsung dibagi dan mendirikan tenda sesuai dengan pembagian tempat per regu. Kemah prestasi dibuka oleh Kak Riana Yogawati, S.Si selaku Waka Kesiswaan.
Kegiatan yang dilaksanakan adalah bangun tenda, paduan suara antarregu, semapore dan morse, kurve tenda, caraka malam, wide game, ketangkasan PPGD, lomba masak, hasta karya, lomba rias wajah karakter, geguritan, outbond, dan pentas seni.
“Seru, menegangkan, dan juga capek, “ ujar Roy salah satu peserta dari regu Scorpio.
Sebagian besar peserta kemah prestasi mengatakan bahwa kegiatan caraka malam dan outbond adalah kegiatan yang paling menyenangkan. “Saya paling menyukai lomba memasak dan kegiatan caraka malam karena dua kegiatan itu membutuhkan kerjasama antaranggota kemandirian, dan kekompakan,” kata Elsa di sela-sela kegiatan menyiapkan sarapan untuk teman seregunya.
Sesuai dengan tema yang diusung, keterampilan dan kecakapan sangat dibutuhkan untuk dapat melaksanakan dan menyelesaikan setiap tugas yang diberikan dalam kegiatan kemah prestasi.
Pribadi yang tanggap
Malam kedua dilaksanakan upacara api unggun dengan sesepuh api unggun Kak Atun Pratiwi, M.PdK. selaku Kepala SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. Dalam amanatnya, dia menyampaikan selamat kepada semua peserta yang telah berhasil melaksanakan giat hari pertama dan kedua.
Kak Atun berpesan agar melalui kegiatan ini peserta kemah prestasi mampu menjadi pribadi yang tanggap dalam situasi apapun, tangguh sebagai pelajar dalam menghadapi tantangan, mandiri dalam mengambil keputusan dengan penuh kebijakan, dan berkarakter Pramuka yang mampu menjadi teladan di manapun berada.
Kemah prestasi diakhiri dalam upacara penutupan yang dipimpin oleh Kak Catur Suryo Nugroho, S.Psi selaku Waka Kurikulum. “Terima kasih sudah mengikuti kegiatan dengan baik. Kemah prestasi ini merupakan bekal untuk proses ke depannya,“ kata dia.
Pada upacara penutuan ini disematkan pula tanda kecakapan khusus untuk beberapa anggota Pramuka yang telah memenuhi syarat dalam tingkatan pramuka penggalang ramu, rakit, dan terap. (*/mar)












