bernasnews — Hari jadi atau hari kelahiran atau atau hari di mana dimulainya sebuah proses kinerja kelembagaan merupakan jejak sejarah, yang tidak bisa dilupakan oleh orang-orang yang kekinian terkait dengan lembaga/ institusi tersebut. Hari jadi sebagai jejak sejarah di dalamnya mengandung spirit dan pratiotisme oleh para pendiri dan generasi-genrasi sebelumnya sebagai bentuk estafet motivasi kinerja.
Hal itulah yang dilakukan oleh PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta, yang selama ini hari jadi diperingati setiap tanggal 1 Agustus (dari tahun 1918), ternyata setalah dikupas berdasar kajian berbagai sumber dan ahli sejarah perusahaan penyedia air minum milik Pemerintah Kota Yogyakarta ini yang benar jatuh pada tanggal 1 Januari (dari tahun 1926).
Direktur Utama PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta Majiya, SE., MM mengemukakan, bahwa setelah daiadakan penelitian dari beberapa ahli diantaranya dari Fakultas Ilmu Budaya UGM, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Dinas Kominfo Kota Yogyakarta, Dinas Perpustaakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Yogyakarta, Kraton Yogyakarta, Puro Pakualaman, M. Iqbal AjinDarsono,S.S (Penulis), Misbachul Munir, S.T (Fotografer) dan PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta, serta beberapa tulisan di koran pada zaman itu, yang terbit dari tanggal 10 Januari 1913 sampai 9 Februari 1952, ternyata tanggal 1 Januari 1926 merupakan awal adanya PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta.
“Selama ini peringatan lahir lahir PERUMDA PDAM Tirtmarta Kota Yogyakarta, yang kita peringati pada setiap tanggal 1 Agustus, ternyata setelah dicek oleh beberapa ahli dan dengan beberapa bukti bahwa yang benar adalah hari lahirnya adalah pada tanggal 1 Januari 1926. Pada tahun ini ternyata usianya jadi susut menjadi baru berusia 97 tahun yang hitungan tadinya usianya 105 tahun,” ungkap Majiya, dalam acara Konferensi Pers, di ruang kantor setempat, Kamis (4/5/2023).
Dikatakan, dengan penelusuran jejak sejarah PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta ini sebagai pembanding dan betul – betul menjadi pondasi dalam memberikan pelayanan air minum sesuai ketentuan dari Kementrian PU, yang diawali dengan adanya peristiwa kekeringan pada tahun 1912 dan seterusnya, hingga berjalannya waktu tahun 1925 diadakan jaringan dan perbaikan PDAM, di mana pada tahun 1920 disetujui membuat jaringan yang air minum di Yogyakarta ini diharapkan sudah aman.
“Mulai tahun 1925 dimulai pemasangan pipa dari Umbul Wadon sampai selesai dan pada tanggal 1 Januari 1926 untuk pertama kali diangkatlah Direktur Utama PDAM, yaitu Ir. S.Riis menjabat sampai tahun 1941 bulan November. Kemudian diganti oleh KRT Ir.Mertorejo. Sehingga tanggal itulah yang dijadikan sebagai hari lahir PDAM Tirtamarta, yaitu tanggal 1 Januari 1926 sebagai tonggak sejarah PDAM Tirtamarta dan Hari Jadi PDAM Tirtamarta. Pasalnya peringatan tanggal 1 Agustus sebetulnya tidak ada sejarahnya,” beber Majiya.
Lebih lanjut Majiya menjelaskan, sejarah tentang adanya PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta terdapat dalam buku yang berjudul ‘Air Minum untuk Republik’, yang rencana buku tersebut akan diluncurkan oleh Ngarso Dalem Sri Sultan HB X, bertempat di Kantor PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta, Sabtu besok, tanggal 6 Mei 2023.
“Ngarso Dalem Sultan HB X baru melaksanakan dua tempat jejak sejarah yaitu Gereja Ganjuran di Kabupaten Bantul dan di PDAM Tirtamarta yang merupakan satu – satunya di Kota Yogyakarta. Ada beberapa bangunan yang masih asli tidak boleh dihilangka, serta simbol beberapa pohon yang ada di Kantor PDAM seperti sawo kecik, pohon kepel, dan pohon tanjung. Bermakna kita terapkan bekerja di PDAM Yogyakarta ini harus dengan semangat yang tinggi dan tidak mudah tersanjung,”ungkap Majiya.
Dengan adanya jejak sejarah ini harapannya sebagai momen untuk dapat mengobarkan semangat dalam memberikan pelayanan dari PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta. Hal ini dibuktikan dengan adanya pelaku usaha, rumah sakit dan hotel – hotel sudah menggunakan air PDAM. “Sehingga diharapkan semua pelaku usaha yang belum menggunakan air PDAM pada tahun 2025 sudah menggunakan PDAM semua. PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta sekarang sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat Yogyakarta selama 24 jam,” tandasnya. (nun/ ted)












