News  

Melalui Ajang Reels Competition 2023, Pemkot Yogyakarta Tingkatkan Pariwisata dan UMKM Di 14 Kemantren

Sebuah smartphone yang berisi aneka bentuk aplikasi dan media sosial, sekadar sebagai ilustrasi. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Dalam rangka memperkenalkan tempat pariwisata yang tersebar di beberapa wilayah serta meningkatkan kunjungan wisata di Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosan) Kota Yogyakarta menggelar Harrisma X Sobatkami Reels Compettion 2023.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan UMKM Kota Yogyakarta lewat reels competition, ditujukan bagi yang memiliki jiwa kreatif asal dari Kota Yogyakarta. Dalam hali ini, masyarakat diajak menciptakan konten yang menarik dan kreatif tentang produk UMKM dan kampung wisata yang ada di Kota Yogyakarta.

Lomba tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pelaku wisata dan UMKM yang terdapat di 14 Kemantren di Kota Yogyakarta. Melalui kompetisi yang gelar ini diharapkan nantinya UMKM dan destinasi wisata kota bisa terangkat, melalui kegiatan alternatif bagi pelaku wisata.

“Meningkatkan Wisata Kota Yogyakarta dan UMKM Kota melalui Reels Competition 2023 merupakan ide kegiatan kolaborasi, yang bertujuan untuk menjual produk, proses kerja, tempat, showcase yang bisa dijadikan bahan membuat konten. Dan nantinya konten kreator akan mendapatkan benefit dari hasil kreasinya,” jelas Misbachul Munir, Fotografer Profesional sekaligus sebagai juri, saat jumpa pers di Gedung PDIN, Rabu (3/5/2023).

Lanjut dia menerangkan, peserta akan diminta untuk membuat konten video berdurasi 60 detik. Setelahnya dipublikasikan melalui reels Instagram. Nantinya akan terpilih 20 kreator terbaik dan akan mendapatkan coaching clinic oleh praktisi digital. “Nanti akan ada 20 peserta akan memperebutkan juara 1 sampai juara harapan 3,” ujar Misbachul.

Sementara itu Tenaga Ahli PDIN Satya Brahmantya menambahkan, bahwa kompetisi tersebut menjadi cara yang tepat untuk mempromosikan UMKM, termasuk mengenalkan beberapa kampung wisata di Kota Yogyakarta. Menurut Satya, kekuatan wisata Kota Yogyakarta berbeda dengan wilayah lain. Potensi yang dimiliki berupa kekayaan alam ataupun pemandangan wisata di Kota Yogyakarta justru terletak pada sektor kreatifnya.

“Jogja banyak wisata alternatifnya, UMKM punya kekuatanyang menarik wisatawan. Selain itu, wisata alternatif lain salah satunya kekuatan ada di sisi urban Jogja. Banyak anak muda kreatif di Jogja yang bisa mengekspresikan karyanya untuk ditampilkan menjadi kekuatan mengangkat perekonomian UMKM di Kota Yogyakarta,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kominfosan Kota Yogyakarta Tri Hastono dalam kesempatan tersebut mengemukakan, Reels Competition ini diharapkan bisa menumbuhkan kreativitas masyarakat Kota Yogyakarta, terutama dalam menciptakan konten yang memberikan dampak bagi perekonomian. Menurutnya, tantangan ini bukanlah hal yang sulit. Terlebih saat ini perkembangan teknologi sangat cepat. Para generasi mudah tak sekadar penikmat namun juga telah menjadi kreator.

“Kami berharap dengan kegiatan ini tidak hanya menjadi penikmat, tapi bisa mengambil kesempatan aktivitas kreatif menjadi produktif. Jangan sampai dikenal dengan masyarakat konsumsi paket data akses internet yang tinggi tapi tidak berdampak secara ekonomi,” tandas Tri Hastono. (Leni Sulistyaningsih)