News  

Sambut Lebaran 1444H, Remawi Suryoputran Gelar Pasar Murah Paket Sembako

Pasar Murah Paket Sembako yang digelar oleh Remawi Suryoputran, bertempat di Halaman Masjid Wiworojati, Kampung Suryoputran, Yogyakarta, Senin (17/4/2023). Foto: Tedy Kartyadi/ bernasnews.

bernasnews – Takmir Masjid Wiworojati Kampung Suryoputran melalui Remaja Masjid Wiworojati (Remawi) menggelar ‘Pasar Murah’, dalam rangka sambut Lebaran 1444 H, bertempat di Halaman masjid setempat, Jalan Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, Senin (18/4/2023).

Kegiatan tersebut berupa penjualan paket sembako murah yang terdiri dari beras 2 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, mie instan 2 bungkus, dan teh celup 1 pack. Paket sembako senilai Rp 70.000 dijual seharga Rp 25.000.

Ketua Takmir Masjid Wiworojati H. Bandrio Utomo, SE mengemukakan, bahwa penyelenggaraan penjualan paket sembako murah ini sebagian didanai oleh donatur jamaah masjid. Persiapan giat ini cukup singkat hanya berkisar dua minggu.

“Waktu yang singkat ini kami berikan sebagai tantangan bagi Remawi sanggup tidak untuk mengelola dan menyelenggarakan, nek wani aja wedi-wedi nek wedi aja wani-wani kalau sanggup maka akan kami dukung. Alhamdulillah Remawi dengan semangat berkobar bisa gerak cepat untuk mengeksekusi kegiatan ini,” kata dia, saat ditemui bernasnews, di sela-sela kegiatan.

Lanjut Bandrio menjelaskan, dari bantuan para donatur keseluruhan dapat dibelanjakan menjadi sejumlah 180 paket sembako, yang didistribusikan di wilayah tiga RW (RW 08, 09 dan 10) di Kampung Suryoputran. Kegiatan ini baru kali pertama diselenggarakan dan harapannya bisa menjadi agenda rutin tahunan oleh Remawi.

“Kriteria yang mendapatkan kupon pembelian paket sembako murah adalah warga yang dipandang benar-benar membutuhkan. Lantas bagaimana dengan warga yang benar-benar membutuhkan namun tidak mampu beli? Tetap dikasih (gratis),” ungkap Ketua Kampung Suryoputran, yang terpilih sebagai Ketua Takmir Masjid periode baru menggantikan pengurus yang lama.

“Prinsip dari pengurus takmir sekarang, masjid adalah sebagai pusat ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Nah..dari sisi aspek ekonomi kegiatan yang dilakukan ini kerjasama dengan UMKM yang ada di Kampung Suryoputran. Pengadaan paket-paket ini belinya pada mereka, tidak boleh di luar,” tandas Bandrio.

Suasana pasar murah paket sembako oleh Remaja Masjid Wiworojati (Remawi) Kampung Suryoputran, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Sementara itu, Ketua Panitia Fardy Febriawan menambahkan, penyelenggaraan pasar murah ini kali pertama dalam sejarah kegiatan Remawi. Menurut Febri, kegiatan semacam ini belum pernah ada dan insya Allah akan dijadikan agenda rutin setelah ada evaluasi lebih lanjut lantaran masih masih banyak kekurangan.

“Selain itu, rencana ke depan kami menginginkan selama Ramadan ruas jalan sekitar masjid ini bisa ramai banyak stand-stand yang menjual aneka makanan dari warga sekitar masjid contoh seperti masjid Jogokaryan. Jadi suasana meriah tidak sepi seperti sekarang ini,” terang Febri.

Dikatakan, untuk ke depannya perencanaan akan dipersiapkan terlebih dahulu beberapa bulan sebelumnya tidak seperti sekarang yang hanya dalam waktu pendek sekitar dua mingguan. Sehingga harapannya donasi yang diperoleh dapa lebih maksimal, item isi paket sembako murah juga bisa bertambah.

Kegiatan pasar murah oleh Remawi Suryoputran mendapatkan apresiasi warga yang mendapatkan kupon paket sembako murah namun juga dari warga pelaku UMKM yang menjadi mitra dalam pengadaan sembako, salah satunya Mohammad Santosa pemilik Kios Sembako ‘Bu Harni’.

“Kami atas nama teman-teman UMKM mengucapkan terima kasih kepada Remawi. Kegiatan ini berdampak positif dalam kenaikan omset, harapannya bisa menjadi kegiatan rutin tahunan dan bisa ditambah beberapa poin yang membeli dari beberapa UMKM yang ada di sekitar masjid. Kebetulan pada giat ini UMKM yang terlibat baru 5 warga dalam bidang penjualan sembako,” bebernya. (ted)