News  

Bupati Sleman Beri Arahan Pendampingan Sosial PKH

pengarahan bagi pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Pendopo Rumah Dinas Bupati, pada Selasa (28/2). Foto: istimewa

bernasnews – Upaya penurunan kemiskinan membutuhkan kerjasama dan komitmen dari setiap pemangku kepentingan. Berbagai tindakan dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman salah satunya memberi arahan bagi pendamping PKH untuk turut berperan lebih dalam mencapai target penurunan kemiskinan.

Eko Suhargono hingga saat ini, Sumber Daya Manusia Pelaksana Program PKH di Kabupaten Sleman tercatat sebanyak 182 orang.

“Untuk Sumber Daya Manusia pelaksana program PKH di Sleman saat ini sebanyak 182 orang yang terdiri dari 180 orang pendamping PKH dan 2 orang koordinator tingkat Kabupaten,” jelas Eko dalam pengarahan bagi pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Pendopo Rumah Dinas Bupati, pada Selasa (28/2).

Eko juga menjelaskan bahwa terdapat 3 orang pendamping PKH Sleman yang mutasi ke Kabupaten Klaten dan Kota Yogyakarta, namun juga terdapat 11 orang pendamping yang mutasi dari luar daerah  ke Kabupaten Sleman. Selain itu, Kepala Dinas Sosial juga mengimbau kepada para pendamping agar menjalankan tugas dengan hati. Dengan demikian akan timbul rasa kepedulian, sabar, dan tenang saat terjun di tengah masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sleman menyampaikan bahwa pendampingan sosial program PKH ini menjadi upaya untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak rekan-rekan pendamping PKH untuk memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH guna percepatan pencapaian tujuan program pengentasan kemiskinan,” kata Kustini.

Ia juga mengapresiasi terkait turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Sleman. Kustini mengatakan, angka kemiskinan berhasil turun sebesar 0,9 persen  dari tahun 2021. Angka kemiskinan di Kabupaten Sleman di tahun 2022 lalu mencapai 7,74 persen atau sebesar 98,93 ribu jiwa. 

“Melalui kesempatan ini saya mengajak rekan-rekan pendamping PKH untuk memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH guna percepatan pencapaian tujuan program pengentasan kemiskinan. Sehingga diharapkan tahun ini kita dapat mencapai target penurunan KK miskin menjadi 7,5 persen. Saya optimis persentase kemiskinan ini dapat terus ditekan dengan komitmen kita bersama,” kata Kustini. (*)