bernasnews — Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta bekerjasama dengan Northern Illinois University (NIU), Amerika mengadakan International Conference And Call For Papers dengan tema After The 2022 G20 Bali Summit: Indonseia On The Global Stage. Kegiatan ini diselenggarakan bertempat Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta, selama dua hari, tanggal 24 – 25 Januari 2023.
Acara diikuti oleh beberapa Perguruan Tinggi baik Indonesia dan dari luar negri seperti India, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Australia. Adapun Perguruan Tinggi dari dalam negri diantaranya, Universitas Ahmad Dahlan, ITNY, Alma Ata Yogyakarta, Unesitas Pembangunan Jaya, Universitas Lampung. Sementara perusahaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah PT Freeport Indonesia. Dalam pembukaannya juga dihadiri oleh GKR. Mangkubumi, Selasa (24/1/2023).

Dalam sambutannya, Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec menyampaikan, bahwa ini merupakan follow up atau realisasai dari kerjasama yang sudah disepakati antara UWM dengan NIU. Dalam hal ini NIU diwakili oleh Prof. Robert Brinkmann, Ph.D (Dean, College Of Loberal Arts and Sciance, NIU), Luarie Elish-Piper,Ph.D (Dean of the College of Education) dan Eric Jones,Ph.D (Associate Profesor), sebagai penyelanggaraan acara ini untuk diskusi dan menggali lebih dalam tentang event juga kemanfaatnya bagi indonseia di masa yang akan datang.
“Karena dari Perguruan Tinggi sendiri perannya dalam masa krisis global sudah banyak terlibat dalam persolan – pesoalan masyarakat. Misalnya, melalui pelatihan – pelatihan, pendidikan, kolaborasi kerjasama seperti UWM dan NIU sekarang ini,” kata Prof Edy.

Lanjut Prof Edy mengatakan, juga memberikan keahliannya untuk mengatasi persoalan – persoalannya yang ada karena Perguruan Tingga mempunyai kekuatan moral seperti krisis yang terjadi di Ukraina Rusia. “Perguruan Tinggi membantu menyambung dan mendinginkan suasana yang ada sehingga krisis itu bisa terselesaikan,” kata dia.
Dari 74 artikel yang dibahas oleh peserta dari beberapa universitas baik dalam dan luar negeri, paling banyak yang diminati dan diikuti adalah tentang Tranformasi Ekonomi (Digital Economy Transformation) dengan 42 pesera. Sedangkan tema yang lainnya seperti kesehatan global (Global Healt Archithecture) ada 8 peserta dan Sustainabel Energy Tranformation, sejumlah 22 peserta. (nun/ ted)











