News  

Pelatihan Humas Marsudirini : Tidak Perlu Nunggu Pensiun untuk Jadi Penulis

Ketua Pengurus Yayasan Marsudirini Semarang Sr. M. Christella, OSF., S.Pd. (berdiri tengah), narasumber dan para peserta Pelatihan Tim Humas Yayasan Marsudirini 2023 di Rumah Retret Fransiskus, Jalan Kartini 11 Muntilan, Jawa Tengah, Selasa (24/1/2023). (Foto : Ch. Endah Heruwati).

bernasnews – Sebanyak 62 orang guru dan humas di lingkungan Yayasan Marsudirini Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama dua hari mengikuti Pelatihan Tim Humas di Rumah Retret Fransiskus, Jalan Kartini 11 Muntilan, Jawa Tengah, Selasa-Rabu (24-25/1/2023). Pelatihan dibuka oleh Ketua Pengurus Yayasan Marsudirini Semarang Sr. M. Christella, OSF., S.Pd.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir dalam pelatihan tim humas selama dua hari ini adalah pilihan Yayasan Marsudirini Semarang. Orang-orang pilihan yang diberi amanah untuk menjadi humas bagi sekolah-sekolah Marsudirini. Harapan kami, panjenengan semua memiliki cinta besar kepada Marsudirini melalui dunia membaca dan menulis. Kabarkan aneka kegiatan Marsudirini dengan karya tulis, foto, dan video ke media. Tidak perlu menunggu pensiun untuk menjadi penulis,” kata Sr. Christella pada acara pembukaan pelatihan humas, Selasa (24/1) pagi.

Dia berharap pula, dengan manajemen kehumasan sekolah yang baik maka citra baik sekolah dapat meningkat dan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anak ke Marsudirini meningkat pula.

Tampil sebagai narasumber pelatihan humas ini Dosen ASMI Santa Maria Yogyakarta GM. Bambang Susetyo Hastono, S.IP., M.M. dan Pemimpin Redaksi bernasnews Y.B. Margantoro. Pembicara pertama menyampaikan materi Membangun hubungan dan layanan prima pada pelanggan, Mengenal berbagai gaya dan profil pelanggan ketrampilan presentasi (public speaking); dan Komunikasi persuasif : lobi dan negosiasi, Mengelola manajemen krisis dalam menghadapi keluhan dan keberatan serta persepsi negatif masyarakat.

Pembicara kedua menyampaikan materi Penulisan berita, teknik wawancara, membuat konferensi pers, siaran pers, media sosial, kode etik jurnalistik, dan praktek lapangan.

Peserta pelatihan tim humas ini berasal dari Jawa Tengah (Semarang, Muntilan, Bawen, Ambarawa, Surakarta, Salatiga), DIY (Yogyakarta, Boro), dan Bali. Selain diberi tugas sebagai humas, para peserta sehari-hari menjadi guru di KB-TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Tim Humas Marsudirini Ir. Yosef Adiwahyanto kepada bernasnews mengatakan, target dari pelatihan humas ini peserta memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya media massa bagi sekolah dan keterampilan membina hubungan baik dengan media massa; memiliki keterampilan melakukan lobi, public speaking, dan negosiasi; serta mampu merencanakan dan mengelola manajemen krisis dan melakukan presentasi dengan baik.

Para peserta pelatihan humas terlihat semangat mengikuti kegiatan dan aktif bertanya kepada narasumber. (mar)