News  

Merawat Keakraban Keluarga Besar Trah Kartosentono

Sebagian anggota keluarga besar Trah Kartosentono Yogyakarta pada pertemuan di kediaman keluarga Rias, Pujowinatan PA I/747 Yogyakarta, Sabtu (21/1/2023). (Foto : Paulus Himawan).

bernasnews – Generasi kedua dan ketiga keluarga besar Trah Kartosentono berkomitmen untuk terus merawat keakraban dan kebersamaan antaranggota.Berbagai kegiatan sudah dan akan dilakukan untuk mewujudkan komitmen itu.

Dalam pertemuan Trah Kartosentono di kediaman keluarga Rias, Pujowinatan PA I/747 Yogyakarta, Sabtu (21/1/2023) dihadiri sesepuh trah Ny Antonia Suyati istri dari Andreas Walidi (alm) dan anggota lainnya. Eyang Suyati, demikian anggota trah memanggil, adalah satu-satunya generasi pertama trah yang masih hidup sehat di usia 95 tahun.

“Yang penting selalu sumarah kepada Gusti, tidak berpikir yang neko-neko, menyayangi keluarga dan tetap semangat,” kata Ny Suyati suatu ketika.

Trah Kartosentono beranggotakan lima putra putri yang semuanya sudah almarhum, kecuali isteri anak kelima. Putera pertama Siswo Hartono – Hj. Suharti,  Katinah – Z. Ngadiono, A. Katinem = G. Loto Waludjo, Katiman – Wartini, dan A. Walidi – A. Suyati. Mereka sudah memiliki banyak anak, cucu, dan buyut. 

Pengurus trah Anto Margono dan Yanti Katiman pada acara tersebut mengemukakan beberapa agenda yang akan dilaksanakan pada pertemuan sebelum puasa Ramadhan. Agenda itu antara lain ziarah leluhur trah ke makam Semaki Gede, makam Miliran, Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, makam Krapyak dan makam Pelemsewu. Agenda lain adalah wisata keluarga.

“Kita lanjutkan pula rencana pembuatan buku Trah Kartosentono agar anak cucu mengetahui silsilah keluarga besar kita. Untuk itu, masing-masing keluarga agar segera mengumpulkan data dan foto.  Ungkapkan pula kenangan dan kesan menarik dari para orangtua kita,” kata Anto Margono. (mar)