News  

Bangga, Cinta, dan Semangat di SD Marsudirini Yogyakarta

Dari kanan ke kiri Kabid Kurikulum Disdikpora Kota Yogyakarta Santo Mugi Prayitno, S.Pd., M.Pd., Sr. Rachel, OSF., SPd., FX Okfaf Laudensius, S.Si. dan Y.B. Margantoro di acara Open House SD Marsudirini Yogyakarta, Sabtu (21/1/2023). (Foto : Humas SD Marsudirini Yogyakarta)

bernasnews – Kegembiraan, kemeriahan, dan kebersamaan dalam Open House Sekolah Dasar (SD) Marsudirini Yogyakarta bertajuk Multiculture selama tiga hari, Kamis – Sabtu (19 – 21 Januari 2023) memuncak pada hari ketiga Sabtu (21/1). 

Para warga sekolah, orangtua dan wali siswa, calon siswa dan undangan menikmati sajian demi sajian pada puncak acara open house itu. Selain acara donor darah dan mini teatrikal oleh siswa SD Marsudirini dengan MC Prawiro “Angkringan TVRI Yogyakarta”, acara dimeriahkan dengan nyanyian  para “artis cilik” sekolah setempat dan TK Mater Dei Yoyakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Kurikulum Santo Mugi Prayitno, SPd., MPd., menyatakan bangga dan cinta terhadap SD Marsudirini Yogyakarta. Rasa bangga berawal dari pengalaman dia ketika berkunjung ke sekolah ini di Jalan P. Senopati No 32 Yogyakarta untuk bertemu kepala sekolah, disambut dan diantar oleh siswa dengan ramah.

“Ini memang hal kecil dan sederhana. Namun ini menunjukkan betapa bapak ibu guru telah menanamkan karakter yang baik kepada anak didik. Kemudian rasa cinta saya kepada sekolah karena kesungguhan lembaga pendidikan ini dalam membimbing para siswa menjadi pribadi-pribadi yang baik, unggul dan terampil,” kata Santo menjawab pembawa acara tentang kesan terhadap sekolah ini. 

Penanggung Jawab Yayasan Marsudirini Perwakilan Yogyakarta  Sr. Rachel, OSF., S.Pd. mengungkapkan rasa suka cita atas semangat para siswa dalam kegiatan open house ini. Dia menterjemahkan sosok Semar, punakawan Pandawa yang “diperankan” oleh Kepala Sekolah FX Oktaf Laudensius, S.Si., dengan ungkapan Semangat Marsudirini. “Saya berharap, anak-anakku pata siswa SD Marsudirini Yogyakarta untuk terus tekun dan semangat belajar agar sukses di kemudian hari,” kata dia.

Oktaf Laudensius yang memang bermake up tokoh Semar dalam acara dialog singkat sebelum mini teatrikal siswa memberikan alasan mengapa dia memilih tokoh itu. Dia berharap dan mengajak para guru dan staf sekolah untuk menjadi panutan atau teladan bagi warga sekolah khususnya siswa. Teladan dalam mendidik dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Pegiat literasi Y.B. Margantoro pada kesempatan itu berharap kepada warga sekolah untuk menekuni literasi guna menunjang keberhasilan pendidikan dan kehidupan. (mar)