Pembelajaran di PAUD Dirancang untuk Sepanjang Hayat

Para peserta workshop Implementasi Kurikulum Merdeka guru KB-TK Marsudirini Jateng-DIY, di Rumah Retret Susteran OSF Muntilan, Jateng, Senin sampai Rabu (2-4/1/2023). (Foto : Humas Yayasan Marsudirini)

bernasnews – Prinsip pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ada dua hal. Pertama, pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan dasar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan. Kedua, pembelajaran dirancang  dan dilaksanakan untuk menjadi pembelajaran sepanjang hayat.

“Dalam pelaksanaan, proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik. Pembelajaran yang relevan yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan masyarakat sebagai mitra. Selanjutnya, pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan,” kata Kepala Sekolah Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak (KB-TK) Marsudirini Surakarta Sr. M. Claudia, OSF., M.Pd. pada workshop “Implementasi Kurikulum Merdeka” bagi guru-guru KB-TK Marsudirini,  di Rumah Retret Susteran OSF Muntilan, Jateng, Senin-Rabu (2-4/1/2022).

Capaian pembelajaran 

Menurut Sr. Claudia, kegiatan dalam pembelajaran di PAUD merupakan kegiatan bermain-belajar berbasis buku bacaan. Tujuannya  untuk menguatkan literasi secara dini melalui kegiatan-kegiatan yang membangun minat baca anak.

“Kegiatan bermain-belajar di PAUD memadukan tiga elemen capaian pembelajaran. Satu, nilai agama dan budi pekerti. Dua, jati diri. Tiga, dasar-dasar literasi, sains, teknologi, rekayasa, seni dan matematika. Ketiga elemen itu dicapai melalui kegiatan bermain-belajar selama seribu lima puluh menit (1050) per-Minggu,” kata dia.

Pada kesempatan ini, narasumber menjelaskan tentang apa itu kurikulum merdeka, visi-misi-tujuan, intrakurikuler,  penguatan profil pelajar Pancasila, dimensi profil  pelajar Pancasila, ekstrakurikuler, pengaturan waktu belajar, kalender pendidikan, rencana pembelajaran, dan asesmen capaian pembelajaran.

Humas Yayasan Marsudirini  Ir.Yosef Adiwahyanta menjelaskan, selain Sr Claudia juga tampil narasumber  Kepala Sekolah Virgo Maria 1 Ambarawa Ch. Retno Wahyuni, S.Pd. (*/mar)