bernasnews – Bupati Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo menerima Maligu Award dari Majalah Literasi Guru (Maligu) di kantor Bupati Sleman, Jumat (30/12/ 2022). Agenda tersebut sekaligus memperingati tiga tahun usia Maligu tanggal 21 Desember.
Sebagai bunda literasi, Hj. Kustini mengharapkan masyarakat Kabupaten Sleman dapat membiasakan diri gemar membaca, tidak hanya senang melihat. Guna mewujudkan masyarakat pintar dan cerdas dalam menghadapi segala keadaan, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempunyai program bagi masyarakat miskin dan rentan miskin untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Mulai tahun 2023, Pemkab Sleman mempunyai program sasaran bidik misi bagi masyarakat miskin sampai jenjang perguruan tinggi. Tahun 2022 yang disekolahkan sebanyak 176 orang dari warga miskin dan rentan miskin yang mempunyai minat, kemauan dan impian. Banyak orang sukses dari orang kalangan keluarga miskin, termasuk yang sudah menjadi menteri.
“Saya dulu pebisnis, melalui belajar dengan membaca dan belajar membaca keadaan terus menerus, maka semakin tahu,” kenang Hj. Kustini saat menerima kunjungan tim Redaksi Maligu.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Drs. Ery Widaryana, MM juga menerima Maligu Award. “Dengan adanya Majalah Literasi Guru, maka guru-guru semakin kreatif dan kenaikan pangkatnya terbantu dengan karya tulis,” kata dia.
Menurut Kadinas Pendidikan Sleman, selama ini yang menjadi hambatan para guru adalah masalah menulis. Maka, Maligu diharapkan dapat menginspirasi para guru untuk giat menulis.
Bupati Sleman Kustini juga mengajak Maligu bersama Forum Guru Sleman Menulis (FGSM) untuk lebih menggiatkan gerakan literasi di Kabupaten Sleman. Misalnya, bersama menyelenggarakan workshop atau lomba menulis untuk guru-guru, pustakawan, arsiparis. Pihaknya siap memfasilitasi tempat, penghargaan, konsumsi, dan sebagainya. (Praba Pangripta, Wartawan Majalah Literasi Guru)












