bernasnews – Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Sleman bakal menggelat Pesta Paduan suara Gerejani (PESPARANI) I Sleman di tahun 2023. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan perdana yang diadakan dan melibatkan berbagai psroki serts umat gereja di seluruh Kabupsten Sleman.
Meski diselenggarakan baru untuk yang pertsma kalinya, PESPARANI I Sleman langsung mendapat sambutan yang luar biasa. Apalagi kegiatan ini baru digagas oleh LP3K Kabupaten Sleman yang baru terbentuk 5 tahun berselang setelah LK3K DIY pada Oktober 2022 ini.
“Setelah dikandung 5 tahun, lahirlah PESPARANI Kabupaten Sleman dan tahun depan (2023) akan diadakan Pesparani Sleman I,” ungkap Thomas Rasul Mujiono, Ketua 1 LP3K Kabupaten Sleman dalam sosialiasinya pada Minggu (18/12/2022).
Tentu saja, berkiblat dari PESPARANI Nasional, Pesparani Sleman ini juga mengusung konsep yang juga mirip namun dengan visi an misi yang disesuaikan dengan cita-cita yang diusung daerah tersebut. Mujiono menuturkan kegiatan ini dibentuk agar anak-anak dan banyak umat Katolik semakin bisa mengusung sikap menggereja, seni budaya gerejani yang hidup menggereja bermasyarakat dan berbudaya.
“Yang paling penting di sini kami ingin memupuk persaudaraan sejati dan seterusnya sadar bahwa peran serta anak dan remaja dalam pemahaman liturgi serta musik liturgi gereja,” ungkapnya.
Rencananya, kegiatan perdana ini bakal digelar meriah apalagi hal ini juga telah mendapat dukungan penuh secara langsung dari Bupati Sleman, Kustini. PESPARANI I Sleman bakal digelar 23 Juni 2023 mendatang dengan berkiblat pada cabang perlombaan sebagaimana yang dimiliki oleh tingkat nasional.
“Di LP3K Nasional ada 4 kategori lomba, ditingkat daerah juga mengikuti itu. Ada paduan suara, mazmur, cerdas cermat, dan bertutur kisah kitab suci. Mengapa karena ada nuansa lain dan aspek yang harus dikembangkan melalui aspek PESPARANI melalui kegiatan seni dan budaya ini,” papar Mujiono.
Lebih lanjut, Mujiono mengatakan nantinya lomba ini akan dibukan dengan pendaftaran yang bakal dilakukan tanpa pungutan biaya. Semantara secara teknis dari masing-masing lomba yakni lomba cerdas cermat rohani akan diikuti oleh kategori anak dan remaja dimana masing-masing dari mereka akan mewakili sekolah.
Sementara ajang lomba mazmur, paduan suara dan bertutur kitab suci bakal diikuti kategori anak, remaja, OMK dan dewasa yang mewakili masing-masing paroki. Nantinya para peserta lomba bakal memperebutkan piala Bupati Sleman.
Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, CB Ismulyadi memberikan dukungan penuh bagi berbagai pengembangan dan kegiatan masyarakat sebagaimana juga dilakukan oleh Bupati Sleman.
“Ini bukan tugas semata dari Bimas Katolik tapi dari LP3K. Kegiatan ini bukan program Bimas Katolik tapi ini kegiatan kita bersama, kegiatan masyarakat di Kabupaten Sleman,” tuturnya.
Dengan berbagai dukungan termasuk secara langsung dari Bupati Sleman, Kustini, ia pun mengajak agar lebih banyak umat gereja maupun paroki yang turut serta mendukung penyelenggaraan perdana ini.
“Kita bersyukur karya kita sudah mendapatkan surat keputusan dari bupati Kabupaten Sleman beberapa event dan program bisa kami laksanakan. Kami mengharapkan dukungan paroki wilayah kabupaten Sleman,” pungkasnya.












