News  

Pengurus ATPUSI Kota Yogyakarta Komitmen Berkarya Buku

Pengurus ATPUSI Kota Yogyakarta peserta Worskhop Kepenulisan 2022 di depan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Jalan Hayam Wuruk 11 Yogyakarta, Selasa (13/12/2022). (Foto : Y.B. Margantoro/bernasmews).

bernasnews – Pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Yogyakarta berkomitmen menciptakan karya buku bersama. Niatan ini sudah dicanangkan sejak tahun 2018, namun karena kesibukan dan berbagai hambatan lain, belum terlaksana. Menuju akhir masa pengabdian pengurus sampai tahun 2023, mereka bertekad menerbitkan buku.

“Melalui workshop kepenulisan ini, kita harus memantabkan keyakinan dapat berkarya buku. Agenda ini bertujuan meningkatkan peran pustakawan dalam meningkatkan literasi masyarakat sebagai upaya meningkatkan keberdayaan masyarakat. Selain itu, workshop ini guna menanamkan dan mengembangkan budaya genar membaca dan menulis,” kata Ketua ATPUSI Kota Yoyakarta Nur Arofah, SIP ketika membuka Workshop Kepenulisan 2022 ATPUSI Kota Yogyakarta di Ruang Widya Pustaka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Jalan Hayam Wuruk 11 Yogyakarta, Selasa (13/12/2022).  

Menurut pustakawan di SMP Negeri 5 Yogyakarta ini, kegiatan menulis bagi pustakawan sekolah seharusnya menjadi bagian melekat dari kegiatan membaca sebagai upaya meningkatkan kualitas diri. Namun karena terkendala waktu dan kesibukan mengelola perpustakaan sekolah, kegiatan menulis jadi terabaikan. Selain itu, sesuatu yang belum terbiasa dilakukan, akan terasa sulit untuk memulainya.

“Pokoknya, melalui workshop kepenulisan kali ini kita harus berhasil menulis buku. Biar jadi kenang-kenangan anak cucu nanti,” katanya seraya tertawa dan diiyakan oleh peserta workshop.

Pada kesempatan ini, oleh narasumber praktisi literasi Y.B. Margantoro, peserta diarahkan untuk memulai memiliki motivasi dalam kepenulisan. Kemudian memilih dan memilah topik dan bentuk tulisan serta media penyaluran karya.

Peserta juga diajak diskusi isi media empat koran harian lokal dan nasional. Mereka diminta memilih satu topik untuk dianalisa dan rencana tindak lanjut. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya sadar media. Bukan hanya untuk media cetak, namun juga media elektronik, media online dan buku.

Profil perpustakaan sekolah    

Setelah analisis isi media dan dialog, kepada peserta juga diminta membuat profil singkat perpustakaan sekolah masing-masing. Fitri Lianasari, A.Md menulis Perpustakaan Bait Al-Hikmah SD Muhammadiyah Sagan Yogyakarta; Hanifah Kasih Surahman, S.Sos menulis Perpustakaan Puska One SMK N 1 Yogyakarta; Herastuti, A.Md menulis Perpuskaan MAN 1 Yogyakarta.

Selanjutnya, Dewi Istiqomah, S.E. (Profil Peprustakaan SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta); Nur Arofah, SIP (Pepustakaan SMP N 5 Yogyakarta); Agung Sulistiyono (Inovasi Layanan di Perpustakaan Ekowaringin SMP N 1 Yogyakarta); Heni Astuti (Perpustakaan Wirasabha SMP N 16 Yogyakarta).

Oom Nurjanah, SIP (Perpustakaan Bugenfil SD N Golo Yogyakarta); Choiriyah, SIP (Perpustakaan Daarul ‘Ilmu (SMP IT Abu Bakar Yogyakarta); Raszyid Ahmad Setiawan. SIP (Perpustakaan SD N Petinggen Yogyakarta); Hartono SIP (Perpustakaan SD IT LHI Banguntapan).Rizki Amal Nanda Septeria (Perpustakaan SD N Tegalrejo 1 Yogyakarta); Subhi Waltono, S.I.Pust (Perpustakaan Kota Perak SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta); Eny Ispurwanti (Perpustakaan Galenos SMK Indonesia Yogyakarta). (mar)