News  

Evaluasi Kalurahan Inovatif di Balecatur

Kustini sedang berada di salah satu stan UMKM, dan membeli beberapa produk. Foto: nun/bernasnews

bernasnews – Kegiatan evaluasi Kalurahan  Inovatif  Sleman Tahun 2022 merupakan langkah strategis Pemerintahan Kabupaten Sleman dalam upaya memfasilitasi munculnya berbagai inovasi dari seluruh  Kalurahan di kabupaten Sleman. Seperti yang dilakukan oleh kalurahan Balecatur  pada Jumat (10/12/22) yang telah dinilai oleh tim evaluasi dari pemkab Sleman. 

Lurah Balecatur, Andri Septiyanto dalam sambutannya menyampaikan visi dan misi yang dilaksanakan juga beberapa kegiatan yang  masyarakat yang ada di Balecatur seperti UMKM  dan lainnya.

“Salah satu prestasi yang diraih adalah perpustakaan desa yang pernah menjadi juara tingkat nasional,” ungkap Andri.

Pada kesempatan yang sama Bupati Sleman Kustini selain silahturahmi ke kalurahan Balecatur juga “ngaruhke” program-program dari pemerintah kabupaten dan pusat apakah sudah dilaksanakan atau belum karena  semua program yang ada adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Kalurahan merupakan garda terdepan dalam pelayanan  kepada masyarakat. Dengan kata lain kalurahan merupakan ‘wadah’ Pemerintah  Daerah yang bersinggungan  langsung dengan masyarakat,” ungkap Kustini.

Bupati Kustini bersama Kepala Dinas PMK Samsul Bakri, Lurah Balecatur Andri Septiyanto dan Panewu Gamping Sarjono sedang menyerahkan kursi roda kepada warga yang membutuhkan. Foto: nun/bernasnews

“Melalui inovasi kalurahan diharapkan nantinya dapat menjadikan proses administrasi dan birokrasi dapat lebih sederhana, efektif dan efisien namun tetap akuntabel dan transparan,” lanjut Kustini.

“Pada kesempatan ini saya mengajak seluruh Lurah dan Panewu serta seluruh jajaran Kalurahan untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Kustini. 

Selain hal tersebut, Kustini juga menyampaikan beberapa programnya tentang kuliah gratis bagi warga yang tidak mampu, masalah stunting dan program pemberian BPJS bagi warga masyarakat  yang sudah mencapai 79 persen di Kabupaten Sleman. Selain itu Bupati kustini juga memberikan bantuan kursi roda bagi warga yang kurang mampu bekerjasama dengan Dinas Sosial kabupaten Sleman. 

Sebagai Tim Evaluasi Kalurahan inovatif  yang bersama bupati Kustini adalah dari Dinas PMK, tim Penggerak PKK, Dinas P3AP2KB, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan, Dinas Kominfo, Disperindag dan dari Tapem. (nun)