UNY Gelar Prosesi Wisuda, IPK Tertinggi S1 Diraih Putri Pedagang Pasar Godean

Fani Fatmawati, S.Pd, foto bersama kedua orang tuanya. (Foto: Kiriman Humas UNY)

bernasnews – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar acara prosesi wisuda periode Desember 2022, bertempat di GOR UNY, Jalan Colombo, Yogyakarta, Sabtu (3/12/2022). Acara prosesi wisuda tersebut diikuti oleh 1.172 wisudawan. Indeks prestasi tertinggi jenjang S1 diraih Fani Fatmawati, S.Pd, dengan IPK 3,94 dari Prodi Pendidkan Guru Sekolah Dasar S1.  

Fani Fatmawati adalah putri dari pasangan suami istri, Sutardi seorang karyawan swasta dan Hartini seorang pedagang di Pasar Godean, Sleman. Fani sapaan akrab Fani Fatmawati mengungkapkan, bahwa diterima di UNY merupakan capaian besar karena tidak mudah untuk masuk ke kampus pendidikan ini. “Saya yang di SMA pada jurusan IPA, harus berjuang melawan arus, berjuang menguasai Ilmu Sosial dalam waktu singkat demi bisa lolos menjadi mahasiswa PGSD FIP UNY,” terang dia

“Sempat gagal masuk melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN, dengan ikhtiar dan doa akhirnya berhasil masuk melalui jalur SM-UNY,” lanjut Fani menjelaskan, di sela-sela usai acara prosesi wisuda.

Gadis kelahiran Kulon Progo 18 Desember 1999 tersebut mengaku adalah seorang pemimpi, terbiasa menuliskan mimpi-mimpinya pada sebuah kertas yang tertempel di sudut ruang belajar. Fani bersyukur beberapa dari mimpi-mimpinya lambat laun bisa terwujud.

Sementara Hartini sang ibu sangat bersyukur Fani bisa menyelesaikan pendidikannya di UNY. “Kami sebagai orang tua selalu memberikan dukungan penuh. Harapannya semoga Fani selalu rendah hati, menjadi orang yang bermanfaat, dan ilmu yang diperolehnya menjadi berkah,” ujar Hartini.

Warga Klebakan, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo tersebut selama kuliah di PGSD UNY selalu berusaha untuk belajar dengan tekun, banyak membaca buku-buku referensi terkait materi kuliah. Juga banyak mencatat poin-poin penting yang didapat saat perkuliahan, mengerjakan tugas kuliah dengan maksimal dan sebaik-baiknya, serta tidak malu untuk bertanya kepada dosen ataupun teman ketika belum paham materi.

Softskill Fani dilatih dengan mengikuti organisasi dan beberapa kegiatan yang diadakan oleh beberapa organisasi mahasiswa yang ada di UNY Kampus Wates, salah satunya di UKKI Al-Mujaddid. “Motivasi untuk terus belajar, terus memperbaiki diri, terus bekerja keras diiringi dengan doa untuk mencapai kesuksesan merupakan teladan dari orang tua yang diajarkan kepada saya,” ungkap dia.

Lanjut Fani mengatakan, bahwa kedua orang tuanya tak pernah lelah menghidupi keluarga dan berjuang untuk menyekolahkan saya setinggi-tingginya. “Membanggakan kedua orang tua merupakan impian terbesar saya yang senantiasa saya jadikan sebagai motivasi dalam belajar dan berkarya,” kata dia.

Alumni SMAN 1 Pengasih tersebut akan terus berusaha dan berdoa untuk bisa menjemput mimpinya satu persatu. Kedepannya, Fani ingin terus belajar sembari berusaha untuk menerapkan ilmu yang didapat. “Belajar untuk terjun di dunia pendidikan, belajar menjadi seorang guru SD yang baik, belajar melalui PPG maupun studi lanjut, dan lain sebagainya,” tandas Fani. (*/ ted)