bernasnews — Anton Cahyo Nugroho atau kerap disapa Anton, seorang pemuda yang lahir di Klaten pada 22 Juli 1997. Anton merupakan putra dari pasutri Ignasius Bayu Dewanto, yang bertempat tinggal di Puri Hutama, Danguran, Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Sosoknya bisa disebut sebagai salah satu putra kebanggaan Kabupaten Klaten, karena berkat prestasinya di dunia olah raga futsal. Kisah Anton dimulai ketika ia duduk di bangku kelas 4 SD dimana mulai tertarik pada dunia sepak bola dan bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Depo Putra Wijaya hingga ia SMA.
Tepat pada tahun 2013, Anton mulai tertarik untuk terjun ke dunia futsal karena karier sepakbolanya hanya mentok sampai tingkat provinsi saja. Selain itu, dirasa waktu untuk bermain futsal lebih fleksibel, bisa siang, sore, atau bahkan malam hari.
Mulai dari situ, Anton bertekad untuk menekuni dunia futsal. Ia mulai fokus belajar dan berlatih. Berkat usaha dan tekadnya untuk berlatih, pada tahun 2014 Anton bersama tim berhasil menjuarai Kejuaraan Daerah Provinsi Jawa Tengah. Kesuksesan ini kemudian dijadikan tombak dan semangat untuk lebih mendalami dan giat berlatih futsal.
Di tahun 2015, Anton berhasil lolos SNMPTN berkat piagam kejurdanya dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Saat memasuki dunia perkuliahan, ia mulai aktif mengikuti event-event antar kampus tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Pada tahun 2017, ia berkesempatan mengikuti seleksi Tim BJL 2000 Shiba untuk mengikuti Liga Profesional Indonesia dan akhirnya terpilih dan masuk squad. Pada waktu itu ia lah pemain dengan usia paling muda diantara teman-temannya yang lain. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat dan antusiasmenya.
Setelah liga bergulir, ia pun terpilih menjadi kapten dari Timnas Futsal U-20 yang akan bertanding di liga Asia Futsal Championship (AFC) dan akan bermain di Thailand. Disitulah karirnya mulai bersinar di dunia futsal.
Anton berharap kedepannya semakin banyak anak muda yang terjun dan menggeluti dunia futsal, agar para penerus futsal dapat semakin berkembang dan lebih maju. Menurut dia, saat ini futsal juga sangat berpotensi dan bisa dijadikan pekerjaan. Modal yang sangat penting adalah berlatih dan bekerja keras.
“Berlatih dan bekerja keras adalah modal yang sangat penting bagi anak muda dalam mengejar karir di bidang olah raga. Fokus dengan tujuan dan selalu yakin pada setiap proses yang sedang dijalani,” pesan Anton, untuk seluruh anak muda yang sedang berjuang meraih mimpinya.
Berikut adalah sedikit kisah singkat perjalanan karir profesional Anton Cahyo Nugroho, pada tahun 2017 menjadi anggota tim Profesional Futsal League (BJL Shiba 2000), Timnas Futsal AFC U-20 Thailand, Timnas Futsal Seagames Malaysia, dan AFF Futsal Club (Shah United Brunei Darussalam).
Kemudian tahun 2018 Profesional Futsal League (Permata Indah Manokwari) 3rd Place, serta tahun 2019-2021 Profesional Futsal League (SKN FC Kebumen) 2nd place. Sementara, pada tahun 2022 mengikuti Malaysia Profesional Futsal League (TRW Kelantan) dan Piala Malaysia Futsal (Selangor TOT) 3rd place. (Nunis Setyaningtyas, Mahasiswa Prodi Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta)












