bernasnews — Koperasi Simpan Pinjam Credit Union KSP CU Deus Providebit, koperasi dalam naungan Kongregasi Suster-suster OSF ini mengadakan kegiatan Business Plan Tahun 2022 dan perencanaan Program Tahun 2023 , bertempat di Kantor Pusat Pelayanannya, Jalan Ronggowarsito, Semarang, tanggal 18-20 November 2022.
Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus, Pengawas, dan Bagian Manajemen KSP CU Deus Providebit dari Kantor Pelayanan Bekasi dan Semarang sebanyak 14 peserta, serta seorang pembimbing. Dalam Business Plan didampingi dan dibimbing oleh Agustinus Alibata, S.Pd., M.Si, Direktur Lintas Cakrawala Indonesia (LCI), yang sekaligus juga merupakan pengurus Pusat Koperasi Credit Union Indonesia (Puskopcuina), berpusat di Pontianak, Kalimantan Barat.
Business Plan yang diadakan setiap tahun ini diawali dengan evaluasi program kegiatan dari awal tahun 2022 sampai dengan bulan Oktober 2022. Pengurus, Pengawas, dan Staf Manajemen mengevaluasi 4 perspektif yang menjadi program kegiatan yaitu Perspektif Keuangan, Perspektif Anggota, Perspektif Bisnis Internal, dan Perspektif Pertumbuhan-Pembelajaran.
Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Deus Providebit sebelumnya telah menyusun Stratege Planning (SP) dan Bisniss Planning (BP) untuk 3 tahun atau dalam satu periode kepengurusan yaitu tahun 2022-2024.
Sementara dalam evaluasi tersebut, masing-masing perspektif diidentifikasi program yang sudah terlaksana dan yang belum atau tidak terlaksana. Program yang sudah terlaksana dilanjutkan untuk program tahun berikutnya dan yang belum atau tidak terlaksana dicari atau ditetapkan solusi untuk program berikutnya agar terlaksana.
Dengan bimbingan Agustinus Alibata, selanjutnya Pengurus, Pengawas, dan Staf Manajemen dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan empat perspektif guna menyusun program tahun 2023 dengan dasar SP/BP tahun 2022-2024 dan hasil evaluasi. Kemudian para peserta mengadakan pleno untuk paparan hasil diskusi kelompok dari empat perspektif tersebut.
Dalam kegiatan ini, Agustinus Alibata menyampaikan, bahwa Credit Union seharusnya melakukan Strategis Planning (SP) dan Business Plan (BP) secara regular. Menurut dia, ada pepatah mengatakan “Gagal merencanakan itu sama dengan merencanakan kagagalan”, yang artinya sebuah program kerja, sebuah isu strategis harus direncanakan secara sistematis.
“Di sinilah kita bisa meletakkan, mengapa kita memerlukan perencanaan? Kegiatan ini juga untuk memastikan bahwa masalah-masalah yang dihadapi oleh Credit Union dalam jangka waktu panjang bisa dicarikan solusinya,” ungkap Agustinus.
Lanjut dia mengatakan, atau bisa ditemukan alternatif pemecahan masalahnya dan bisa dibungkus dalam isu strategis, sehingga bisa dibuat sasaran strategisnya dan dibuat program kerja untuk mencapai sasaran strategis yang telah dibentuk.
“Pembelajaran kita, bahwa setiap pembelajaran manajemen strategis yang kita terapkan dalam bentuk Strategis Planning dan Business Plan ini sangat membantu pertumbuhan dan perkembangan lembaga secara signifikan dan membantu pertumbuhan Credit Union bertumbuh serta berkelanjutan,” ujar Agustinus Alibata.
Ketua Pengurus KSP CU Deus Providebit Ignatius Suprayitno, S.Pd menambahkan, Dengan adanya Business Plan ini Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (KSP CU) Deus Profidebit sudah berada di jalur yang tepat. Karena BP ini memiliki informasi dasar terkait usaha, perencanaan sangat penting dalam melakukan usaha, tetapi perencanaan kalau perencanaan tidak dilaksanakan hanya akan menjadi arsip saja.
“Kegiatan yang dilaksanakan dari hari Jumat sore hingga hari Minggu petang, telah menghasilkan Program untuk Tahun 2023 yang selanjutnya akan dirangkum dalam program setiap bulannya,” pungkas Ignatius Suprayitno, pada penulis, Senin (21/11/2022). (Antonius Suhari, S.Pd.SD, Sekretaris Pengurus KSP CU DP/ Guru SD Santo Antonius 02 Semarang)












