bernasnews – Berdasar Sitrep (Situation Report) atau Laporan Situasi Bencana Hidrometeorologi di Wilayah DIY, yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Senin 15 November 2022, Pukul 21:00 WIB.
BPBD DIY menyampaikan, bahwa kronologi update peringatan dini cuaca DIY dikeluarkan oleh BMKG, Senin (14/11/2022), Pukul16:15 WIB. Cuaca DIY berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah DIY, telah menimbulkan dampak kejadian di beberapa titik, antara lain, tanah longsor berakibat satu unit rumah rusak, di Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo.
Kejadian angin kencang berdampak fasum Ibadah rusak, jaringan listrik terganggu, pohon tumbang, akses jalan terganggu, di Kapanewon Playen, Paliyan dan Wonosari, Gunungkidul. Juga satu rumah rusak, di Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul.
Sementara banjir yang disebabkan hujan lebat berdampak rumah terendam 10 unit, balai dusun terendam 1 unit, sekolah Paud 1 unit, terjadi di kapanewon Girisubo (Kalurahan Pucung dan Songbanyu), Kabupaten Gunungkidul. Warga masih berjaga apabila banjir di Kelurahan Pucung debit air meningkat maka akan dilakukan evakuasi warga untuk mengungsi. Unsur yang terlibat dalam penanganan bencana Hidrometeorologi, yaitu TRC BPBD, TNI, Polri, PLN, Komunitas relawan dan warga masyarakat setempat.
Berikut rekomendasi dari BPBD DIY, Peringatan dini dan informasi cuaca menjadi perhatian peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan; Pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih yang menjadikan ancaman jika terjadi angin kencang; Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang untuk menghindari pohon besar, tiang listrik, Baliho, daerah rawan longsor dan Daerah Aliran Sungai; dan Pemetaan Titik-titik Berpotensi Longsor. (ted)












