bernasnews – Keberadaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan vital manusia. Karena itu, menjaga persediaan air bersih menjadi sangat penting dilakukan mengingat jumlahnya mulai terbatas padahal jumlah kebutuhan akan qir sangat banyak.
Terkait akan persoalan keterbatasan persediaan air bersih tersebut, Direktur Utama PDAM Sleman, Dwi Nurwata mengatakan edukasi pada masyarakat untuk menjaga kelestarian air penting dilakukan.
“Kami melibatkan karyawan PDAM dan teman-teman dari kepolisian, khususnya Satlantas dalam kampanye. Tujuannya, memberikan sosialisasi dan edukasi masyarakat umum supaya paham betul, air bersih itu semakin lama semakin tidak bertambah, tapi terbatas padahal kebutuhan semakin meningkat,” tuturnya saat melakukan kampanye pada Jumat (4/11/2022) dalam rangkaian kegiatan HUT PDAM ke-30.
Dwi mengingatkan sumber air bersih harus tetap dijaga kelestariannya karena memenuhi kebutuhan hajat hidup banyak manusia.
“Mari kita menghargai air bersih sebagai barang ekonomis. Air bersih tidak banyak seperti dulu karena meningkatnya jumlah penduduk dan pembangunan,” ujarnya.
“Belum lagi perubahan hidup manusia saat ini membuat rawan air bersih tercemar dari bakteri e-coli dan limbah,” imbuh Dwi.
Ia menambahkan, kampanye ini juga bentuk kesinambungan agar masyarakat di rumah dapat mendidik anak dan cucunya tentang pentingnya air bersih.
“Anak cucu kita harus memahami betul air bersih dari sejak kecil untuk menghindari air bersih dari pencemaran dan tidak terlindungi sehingga ada kesinambungan,” urainya. (Van)











