bernasnews — Puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun 2022 dan Ulang Tahun ke – 56 Kevikepan Semarang dirayakan dengan menggelar berbagai acara, bertempat di halaman Gereja Katedral Semarang, Jawa Tengah, pada hari Minggu, 23 Oktober 2022.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pameran UMKM, seminar stunting dan konsultasi gizi, lomba memasak dan menggambar, stand berbagai komunitas, dan pentas seni. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Romo F.X. Sugiyono, Pr selaku Vikaris Episkopal (Vikep) Keuskupan Agung Semarang.
Dalam sambutannya Romo Sugi mengajak umat untuk menggunakan kesempatan ini guna mengenal potensi umat Katolik, Paroki di sekitar Semarang, dengan mengunjungi berbagai stand, lomba, dan pentas seni yang di selenggarakan hari ini. “Hanya hari ini, hari lain tidak ada,” lanjut dia menegaskan.

Selain untuk memeriahkan acara peringatan HPS, sekolah – sekolah Marsudirini juga menggunakan momen ini sebagai sarana promosi dengan membuka stan pameran pendidikan, mengikuti berbagai lomba, dan pentas seni.
Pameran pendidikan diikuti oleh TK M. Martinus, Tk M. Cor Jesu, TK M. Kanak – Kanak Yesus, TK M.BSB, SD M. St.Antonius 01, SD M. St.Antonius 02, SD M. Cor Jesu, SD M. Pemuda, SD M. BSB, SMP M. Maria Goretti, SMP M. Maria Mediatrix, SMA Sedes Sapientiae, SMK St.Fransiskus, dan ASM Santa Maria Semarang.
Sedangkan pentas seni menampilkan berbagai potensi siswa – siswi Marsudirini antara lain, TK M. Martinus (Angklung), TK M. Kanak – Kanak Yesus (Perangkas), SD M. Pemuda (Koor dan Gerak Lagu), SMP M. Maria Goretti (Tari Slogan Jawa Tengah Ojo Kawin Bocah), SMK St.Fransiskus (Keroncong dan Fashion Show), dan ASM Santa Maria (Tari Tortor dari Sumatra Utara).
Dalam kegiatan lomba beberapa siswa Marsudirini menjuarai lomba antara lain, dari TK M. Martinus Katarina Sesya A (Juara 3 Lomba Mewarnai Gambar), Crista Shine Suta (Juara Harapan 1 Mewarnai Gambar), dan dari SD M. Antonius 01 adalah Michaella Veda Ardhiona W (Juara 3 Lomba Melengkapi Gambar)

Sementara acara pentas seni yang mengundang decak kagum pengunjung adalah penampilan Perangkas, yaitu kombinasi gerak dan lagu yang diiringi musik dari berbagai barang bekas yang disajikan oleh siswa – siswi TK M. Kanak – Kanak Yesus.
“Perangkas itu kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pembelajaran untuk mengekspresikan potensi anak – anak dalam memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar anak, sehingga anak dapat menjaga dan memanfaatkan sampah dengan baik,” terang Ibu Yuni selaku Kepala TK M. Kanak – Kanak Yesus.
Ketua Yayasan Marsudirini Perwakilan Poncol Sr.M.Theresie,OSF, M.Pd dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana mengenalkan sekolah sehingga menarik minat masyarakat untuk mempercayakan pendidikan anak – anaknya di sekolah – sekolah Marsudirini.
“Semoga pembukaan stand PPDB bersama ini, masyarakat semakin mengenal dan percaya bahwa sekolah – sekolah Marsudirini Rayon Semarang semakin maju dan berkembang baik dalam segi kwalitas maupun kuantitas,“ ujar Sr.Theresie. (Natalia M, S.Pd dan Y.Sudarna, S.Pd, MM, dari SMK St.Fransiskus Semarang)











