bernasnews – Pangkat atau jabatan itu tidak penting namun yang paling penting adalah bagaimana kita bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat. Demikian disampaikan H. Yaqut Cholil Qoumas selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor dan Pemegang Komando Tertinggi Banser dalam acara Apel Siaga Ansor dan Banser DIY, Minggu (23/10/2022).
Kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor DIY ini dilaksanakan di Kagungan nDalem Alun alun Kidul, Kemantren (Kecamatan) Kraton, Kota Yogyakarta. Tampak hadir Rois Syuriah PW NU DIY KH Mas’ud Masduqi, GPBH Prabukusumo, Anggota DPD RI, perwakilan TNI dan POLRI. Juga ribuan Anggota Ansor dan Banser dari seluruh penjuru wilayah di DIY.

“Jangan perna berbuat sesuatu yang menjadikan kuwalat, tidak taat pada perintah kyai dan membiarkan mereka yang mengrongrong kedaulatan NKRI itu juga perbuatan yang menjadikan kuwalat,” ungkap dia.
Lebih lanjut Gus Yaqut, sapaan akrab Ketua Umum PP GP Ansor yang juga sebagai Menteri Agama RI menambahkan, bahwa Ansor dan Banser sebagai kader bangsa cukup disegani oleh berbagai pihak dikarenakan kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara bertindak sebagai inspektur atau pembina upacara adalah Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Hasan Basri Sagala yang dalam amanatnya menyampaikan, bahwa ada tiga hal pokok sebagai kader Ansor dan Banser. Pertama, sebagai kader organisasi harus ingat dan sadar menjaga komitmen, melaksanakan tugas fungsi yang menjadi kewajibannya serta menjaga amanah.
“Ansor dan Banser sebagai kader bangsa, harus senantiasa mencintai NKRI, mengamalkan Pancasila dan UUD 1945, dan mengawal Kebhinekaan menjadi dasar bagi bangsa dan negara. Juga dapat menciptakan kesejukan,” kata dia.
“Sebagai kader Ahlussunah Waljamaah, sampai kapan pun doktrin itu tidak boleh dilepaskan dan tetap dijaga jangan sampai dilepaskan,” tandas Hasan Basri Sagala.
Apel Siaga Ansor dan Banser DIY, bertajuk ‘5000 Ansor & Banser DIY’ itu, dimeriahkan dengan hadirnya kelompok Drumband Rajawali dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang melantunkan lagu-lagu kebangsaan, lagu mars Banser serta beberapa lagu kekinian, yang disertai atraksi joget dari penabuh drum bass dan teriakan yel yel dari peserta. (ted)












