bernasnews – Menikah dan memiliki keluarga bahagia memang merupakan dambaan setiap perempuan. Pada kenyataannya, wanita dituntut untuk mampu multi peran. Jadi seorang istri alias ibu rumah tangga bisa, jadi wanita karier pun bisa.
“Kadang kita diberikan pilihan, kenapa sih harus milih wanita karir atau wanita dirumah saja? Kenapa harus memilih, kenapa tidak kedua duanya, bisa kok, yang penting prioritas.” kata Fashion Desainer Jogja, Anunk Aqueela.
Tak hanya dituntut menjadi seorang istri dan ibu yang bertanggungjawab atas anak dan keutuhan rumah tangga, di sisi lain perempuan juga memiliki keinginan untuk memajukan karir yang sudah diminati sejak dulu.
Sebagai perempuan seringkalo mendapati diri di posisi harus memilih antara keluarga atau karir.
“Kadang kita diberikan pilihan, kenapa sih harus milih wanita karir atau wanita dirumah saja? Kenapa harus memilih, kenapa tidak kedua duanya, bisa kok, yang penting prioritas.” kata salah satu pelaku Fashion Designer, Anunk Aqueela, Jumat (22/10/2022) dalam talkshow Women’s Inspiring.
Anunk mengatakan, melihat perempuan bisa menjadi sosok wanita karier adalah hal yang wajar. Bahkan tidak jarang saat ini perempuan juga menjadi pemimpin pada suatu organisasi..
“Tapi kalau perempuan sukses, sering dianggap sombong tidak menghargai suami. Seharusnya kita sebagai perempuan harus saling menggandeng dan support satu sama lain.” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ratna Andriani juga memberikan dukungan kepada setiap perempuan yang menjalankan dua peran yang berbeda sekaligus sebagai seorang perempuan.
Ia mengatakan, komunikasi dengan pasangan menjadi kunci penting untuk menjalani kehidupan sebagai wanita karir dan juga ibu rumahtangga.
“Secanggih kita mengatur waktu kalau tidak ada komitmen dengan suami itu tidak konsen. Saya selalu bicarakan dengan suami, supaya rumahtangga berjalan dengan baik keperluan dirumah juga terpenuhi, semuanya berjalan lancar.” kata Ratna Andriani.
Lebih lanjut, ia juga membagikan tips agar tidak stress ketika menjalankan banyak aktivitas setiap harinya.
“Kita kadang pekerjaan di kantor itu sudah riweh dirumah sudah melakukan pekerjaan juga jenuh nah stress dong ya. Harus punya kegiatan metime,” ungkapnya.












